Ibunda Khofifah dan Dindik Jatim Percepat Pemerataan Pendidikan Melalui Bantuan Infrastruktur dan Kesejahteraan GTK

SURABAYA, 4 April 2026 — Top Berita Nusantara Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menunjukkan komitmen kuat dalam memperkuat kualitas dan pemerataan pendidikan melalui berbagai program bantuan strategis. Dalam pembukaan Ajang Talenta Murid Berprestasi Jawa Timur Tahun 2026, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, bersama Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, menyerahkan bantuan yang menyasar siswa dan tenaga kependidikan sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan.
Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah pemberian bantuan rehabilitasi atap ruang kelas di SMKN 1 Ampelgading Malang senilai Rp100 juta. Bantuan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas sarana prasarana pendidikan, sehingga proses belajar mengajar dapat berlangsung lebih aman, nyaman, dan optimal.
Selain fokus pada infrastruktur, perhatian terhadap kesejahteraan tenaga pendidik juga menjadi prioritas. Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyalurkan program Bedah Rumah kepada 38 Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Hebat sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi mereka dalam mencetak generasi unggul. Program ini menjadi bukti nyata bahwa peran guru tidak hanya diakui, tetapi juga didukung secara konkret.
Di sisi lain, bantuan biaya pendidikan bagi murid berprestasi dari keluarga prasejahtera turut diberikan. Kebijakan ini mencerminkan keberpihakan pemerintah dalam memastikan akses pendidikan yang merata, sehingga tidak ada lagi siswa berpotensi yang terhambat oleh kondisi ekonomi.
Dalam sambutannya, Khofifah menegaskan bahwa pendidikan harus dipandang sebagai investasi jangka panjang yang mencakup aspek keadilan sosial dan keberlanjutan. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, institusi pendidikan, dan masyarakat dalam menciptakan sistem pendidikan yang adaptif dan berkualitas.
Sementara itu, Aries Agung Paewai menambahkan bahwa penguatan sarana prasarana, peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik, serta perluasan akses pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun pendidikan Jawa Timur yang tangguh dan kompetitif.
Ajang Talenta Murid Berprestasi Jawa Timur Tahun 2026 sendiri menjadi momentum penting tidak hanya sebagai ajang apresiasi bagi siswa berprestasi, tetapi juga sebagai simbol keseriusan pemerintah dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Dengan berbagai langkah nyata ini, Jawa Timur semakin optimistis mampu menciptakan generasi masa depan yang unggul, berdaya saing tinggi, serta siap menghadapi tantangan global menuju kemajuan pendidikan yang merata dan berkeadilan(Har).
