Jalan Berdebu dan Truk ODOL Picu Kekhawatiran Warga Dermo Plosoklaten, LP3-NKRI Minta Pemkab dan Aparat Kediri Tak Tutup Mata

KEDIRI //TOP BERITA NUSANTARA Kondisi lingkungan yang dipenuhi debu serta maraknya aktivitas kendaraan over dimension over loading (ODOL) di wilayah Ngrangkah Sepawon, Desa Dermo, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, kini menjadi sorotan serius Tim Investigasi LP3-NKRI. Persoalan tersebut dinilai tidak hanya berdampak terhadap kerusakan infrastruktur jalan, tetapi juga mengancam keselamatan dan kesehatan masyarakat sekitar.

Tim investigasi LP3-NKRI turun langsung ke lokasi sebagai bentuk kepedulian terhadap berbagai persoalan sosial dan lingkungan yang dikeluhkan warga. Kehadiran tim tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat fungsi kontrol sosial serta menjembatani aspirasi masyarakat terkait dugaan aktivitas yang dinilai merugikan kepentingan publik.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, aktivitas kendaraan bertonase besar yang melintas secara intensif disebut menyebabkan kondisi jalan dipenuhi debu tebal, terutama saat cuaca panas mencapai sekitar 32 derajat Celsius. Debu yang beterbangan dinilai mengganggu pandangan pengendara dan meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas di kawasan tersebut.
Warga sekitar mengaku semakin khawatir karena kondisi tersebut berlangsung hampir setiap hari, terutama ketika lalu lintas kendaraan berat meningkat. Selain mengganggu aktivitas masyarakat, debu juga disebut berdampak terhadap kesehatan pernapasan warga dan pengguna jalan yang melintas.
Ketua LBH PIGMA Jawa Timur, Hadi, pada Sabtu (23/5/2026), menegaskan bahwa kehadiran LP3-NKRI bukan untuk mencari sensasi ataupun menciptakan kegaduhan, melainkan sebagai bentuk komitmen dalam menjalankan fungsi kontrol sosial secara objektif dan berpihak kepada kepentingan masyarakat luas.
“LP3-NKRI hadir untuk memastikan aspirasi masyarakat tidak diabaikan. Kami ingin mendorong terciptanya penegakan aturan yang adil, transparan, dan tidak tebang pilih terhadap setiap dugaan pelanggaran yang merugikan masyarakat,” tegas Hadi.
Menurutnya, investigasi lapangan dan pengumpulan data dilakukan agar pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta instansi terkait dapat lebih responsif terhadap persoalan yang berkembang di tengah masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan lingkungan hidup, keselamatan publik, dan ketertiban sosial.
Ia menilai penanganan cepat dan profesional sangat diperlukan untuk mencegah keresahan masyarakat semakin meluas. Aktivitas kendaraan over kapasitas yang terus berlangsung tanpa pengawasan dinilai dapat memperburuk kondisi jalan dan meningkatkan potensi kecelakaan.
LP3-NKRI juga meminta aparat penegak hukum bersama dinas terkait untuk melakukan pengawasan lebih ketat terhadap kendaraan ODOL maupun aktivitas lain yang berdampak terhadap lingkungan dan infrastruktur publik.
“Penegakan hukum harus dilakukan secara terbuka dan adil. Ketika masyarakat menyampaikan laporan, maka respons cepat aparat menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan publik,” ujarnya.
Selain itu, masyarakat berharap adanya koordinasi lintas sektor antara kepolisian, pemerintah daerah, dinas perhubungan, dinas lingkungan hidup, serta instansi pengawasan lainnya guna melakukan pengecekan operasional kendaraan, pengawasan aktivitas lapangan, hingga tindakan tegas apabila ditemukan pelanggaran sesuai aturan yang berlaku.
Melalui langkah ini, LP3-NKRI menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat sebagai bagian dari penguatan transparansi, pengawasan sosial, dan perlindungan terhadap kepentingan publik, khususnya terkait persoalan lingkungan dan keselamatan pengguna jalan di wilayah Kabupaten Kediri (Red).
