Jawa Timur Perketat Pertahanan Sekolah dari Narkoba: Dinas Pendidikan Jawa Timur dan GIAN Jawa Timur Satukan Langkah Bangun Generasi Tangguh Anti Narkoba

Surabaya -Top Berita Nusantara Upaya perlindungan generasi muda dari ancaman narkotika kembali diperkuat melalui sinergi antara Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur dan Gerakan Indonesia Anti Narkoba Jawa Timur. Audiensi yang digelar di Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur , Senin (18/05/26), menjadi momentum strategis dalam merumuskan penguatan pencegahan narkoba di lingkungan pendidikan tingkat SMA, SMK, dan SLB di seluruh Jawa Timur.

Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Dr. Suhartono, M.Pd, menegaskan bahwa sekolah harus menjadi garis terdepan dalam membentengi pelajar dari ancaman narkotika yang semakin masif dan menyasar usia remaja. Ia menekankan bahwa pendidikan anti narkoba tidak boleh berhenti pada aspek teori, tetapi harus benar-benar membentuk kesadaran, karakter, dan keteguhan siswa untuk menolak segala bentuk penyalahgunaan narkoba dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, berbagai langkah konkret telah dijalankan melalui penguatan kegiatan positif di lingkungan sekolah, terutama melalui ekstrakurikuler seperti Pramuka, PMR, dan berbagai program pembinaan karakter lainnya. Aktivitas tersebut dinilai efektif dalam membangun kedisiplinan, rasa tanggung jawab, serta mengarahkan energi pelajar ke kegiatan yang produktif dan sehat.

“Kegiatan ekstrakurikuler menjadi salah satu cara agar siswa lebih aktif dalam kegiatan positif sehingga tidak terjerumus ke hal-hal negatif seperti penyalahgunaan narkoba,” tegas Dr. Suhartono.

Ia juga menjelaskan bahwa edukasi bahaya narkoba telah diintegrasikan ke dalam seluruh mata pelajaran di sekolah. Guru diwajibkan menyisipkan nilai-nilai pendidikan karakter, bahaya narkoba, hingga anti korupsi dalam setiap proses pembelajaran sebagai upaya membangun moral dan kesadaran siswa secara menyeluruh.

Lebih lanjut, pengawasan pelaksanaan program pendidikan dilakukan secara berlapis melalui pengawas sekolah dan cabang dinas pendidikan di masing-masing wilayah. Pengawas sekolah memiliki peran penting sebagai mentor yang secara rutin melakukan pemantauan, evaluasi, serta memberikan masukan terhadap implementasi program di setiap satuan pendidikan.

Baca Juga :  Expo Expose SMK Hebat 2026 Jadi Panggung Besar Inovasi dan Sinergi Industri di Surabaya

“Setiap sekolah diawasi secara berkala agar seluruh program, termasuk pencegahan narkoba, benar-benar berjalan sesuai tujuan,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur juga menegaskan pentingnya kolaborasi dengan Badan Narkotika Nasional serta aparat penegak hukum dalam memperkuat upaya pencegahan narkoba di lingkungan pendidikan. Menurutnya, ancaman narkotika merupakan persoalan serius yang membutuhkan kerja sama lintas sektor agar dapat ditangani secara efektif dan berkelanjutan.

Sementara itu, Ketua DPW GIAN Provinsi Jawa Timur, Sumidi, S.Sos., Cpp., C.Cpl, menyampaikan apresiasi atas keterbukaan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur yang telah menerima audiensi dan menyatakan kesiapan menjadikan GIAN sebagai mitra strategis dalam program pencegahan narkoba di dunia pendidikan.

Ia menilai kolaborasi ini merupakan langkah penting untuk memperkuat kesadaran kolektif dalam melindungi pelajar dari ancaman narkotika yang semakin kompleks. Menurutnya, sekolah harus menjadi ruang aman sekaligus pusat pembentukan karakter generasi muda yang bebas dari narkoba.

Senada dengan itu, Wakil Ketua GIAN Jawa Timur, Hadi Susanto, Cpp., C.Cpl, menegaskan bahwa penyelamatan generasi bangsa harus dilakukan secara sistematis, terarah, dan berkelanjutan. Ia menilai sekolah memiliki posisi strategis sebagai fondasi utama dalam membangun ketahanan moral pelajar agar tidak mudah terpengaruh oleh jaringan peredaran narkotika.

Audiensi tersebut menandai semakin kuatnya arah kebijakan pencegahan narkoba di Jawa Timur, yang kini tidak hanya mengandalkan pendekatan hukum, tetapi juga memperkuat jalur pendidikan, pembinaan karakter, dan kolaborasi lintas lembaga. Sinergi ini diharapkan menjadi benteng kokoh dalam melindungi masa depan generasi muda dari ancaman narkotika yang terus berkembang (Har).

Leave a Reply