Tangis Haru Warnai Perpisahan Peserta Magang Rutan Gresik, Dedikasi Enam Bulan Tinggalkan Jejak Positif bagi Warga Binaan

GRESIK — TOP BERITA NUSANTARA Momen penuh haru dan kebanggaan mewarnai acara perpisahan peserta magang Batch II di Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Gresik yang digelar di aula internal rutan, Jumat (22/05/2026). Setelah enam bulan menjalani pengabdian dan keterlibatan aktif dalam berbagai program pembinaan, para peserta magang resmi menuntaskan masa tugas mereka di lingkungan pemasyarakatan.
Kegiatan yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan itu menjadi bentuk penghargaan atas dedikasi, loyalitas, serta kontribusi nyata peserta magang dalam mendukung berbagai aktivitas pelayanan dan pembinaan warga binaan di Rutan Gresik.
Sejak awal acara, suasana emosional sudah terasa ketika peserta magang, pegawai, hingga warga binaan bersama-sama mengenang perjalanan panjang yang telah dilalui selama program berlangsung. Tidak sedikit peserta yang tampak menahan haru saat momen kebersamaan selama bertugas diputar kembali melalui tayangan dokumentasi kegiatan.
Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Gresik, Eko Widiatmoko, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh peserta magang Batch II yang dinilai telah memberikan warna positif selama berada di lingkungan Rutan Gresik.
“Kehadiran peserta magang tidak hanya membantu pelaksanaan kegiatan di Rutan Gresik, tetapi juga menghadirkan energi baru, kreativitas, dan inovasi yang sangat bermanfaat bagi perkembangan organisasi maupun pembinaan warga binaan,” ujar Eko.
Ia menegaskan bahwa program magang di lingkungan pemasyarakatan bukan sekadar sarana praktik kerja, melainkan proses pembelajaran kehidupan yang sarat nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kepedulian sosial, dan pengabdian kepada masyarakat.
Menurutnya, pengalaman yang diperoleh selama enam bulan di lingkungan rutan diharapkan dapat menjadi bekal penting bagi peserta magang dalam menghadapi dunia profesional di masa depan.
“Kami berharap hubungan baik yang telah terjalin selama ini tetap terjaga. Jadikan pengalaman di Rutan Gresik sebagai motivasi untuk terus berkarya dan memberi manfaat bagi masyarakat,” tambahnya.
Sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian peserta magang, acara dilanjutkan dengan penyerahan cinderamata oleh Kepala Rutan bersama jajaran pejabat struktural kepada perwakilan peserta magang. Momen tersebut menjadi simbol penghormatan atas kerja sama dan dedikasi yang telah terbangun selama program berjalan.
Suasana semakin hidup ketika warga binaan menampilkan berbagai pertunjukan kreatif yang menjadi bagian dari hasil program pembinaan di Rutan Gresik. Penampilan Musabaqah Syarhil Qur’an (MSQ), tari tradisional, hingga fashion show berhasil memukau para tamu undangan yang hadir.
Berbagai penampilan tersebut menjadi bukti nyata keberhasilan pembinaan kepribadian dan pengembangan kreativitas warga binaan yang selama ini turut didukung oleh peserta magang melalui berbagai kegiatan pendampingan dan pelatihan.
Tidak sedikit peserta magang yang tampak terharu melihat perkembangan warga binaan yang selama ini mereka dampingi secara langsung.
Menjelang akhir acara, suasana kembali dipenuhi emosi saat diputar video dokumenter perjalanan peserta magang selama bertugas di Rutan Gresik. Tayangan tersebut memperlihatkan berbagai aktivitas, momen kebersamaan, hingga suka duka yang telah dilewati bersama selama enam bulan terakhir.
Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama antara peserta magang, pegawai, dan warga binaan sebagai simbol eratnya hubungan kekeluargaan yang terjalin selama program berlangsung.
Perpisahan ini menjadi lebih dari sekadar akhir masa magang. Kegiatan tersebut sekaligus mencerminkan keberhasilan sinergi antara dunia pendidikan dan lembaga pemasyarakatan dalam membangun generasi muda yang memiliki integritas, empati sosial, serta pengalaman nyata dalam mendukung pelayanan publik yang humanis, profesional, dan penuh nilai kemanusiaan (Har).
