HBP ke-62 Tak Sekadar Seremoni, Rutan Gresik Turun Aksi Lewat Donor Darah Massal untuk Selamatkan Nyawa

GRESIK —TOP BERITA NUSANTARA Dalam rangka menyambut Hari Bhakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62, Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Gresik Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur menggelar aksi donor darah sebagai bentuk kepedulian sosial nyata, Rabu (22/4). Kegiatan ini dipusatkan di kantor Palang Merah Indonesia Kabupaten Gresik dan diikuti jajaran petugas Rutan Gresik dengan penuh antusias.
Aksi kemanusiaan tersebut turut melibatkan Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan, Vendra Hermawan, beserta jajaran, serta Ketua PIPAS Cabang Rutan Gresik, Ny. Shanti Eko, bersama anggota. Kehadiran seluruh unsur ini menjadi gambaran kuatnya komitmen insan pemasyarakatan dalam menghadirkan kontribusi langsung bagi masyarakat melalui kegiatan sosial yang berdampak luas.
Donor darah ini menjadi salah satu rangkaian peringatan HBP ke-62 yang menegaskan bahwa pemasyarakatan tidak hanya berfokus pada tugas internal kelembagaan, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial kepada masyarakat. Kegiatan ini diarahkan untuk memperkuat nilai solidaritas, kepedulian, dan empati di lingkungan kerja pemasyarakatan.
Kepala Rutan Gresik, Eko Widiatmoko, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata pengabdian jajaran pemasyarakatan kepada masyarakat luas. Ia menilai bahwa HBP harus menjadi momentum penguatan nilai kemanusiaan, bukan sekadar peringatan seremonial.
“Donor darah ini adalah aksi sederhana, tetapi dampaknya sangat besar. Setetes darah yang kita sumbangkan bisa menyelamatkan nyawa orang lain. Ini adalah bentuk kepedulian nyata kami dalam menyambut HBP ke-62,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa kegiatan sosial seperti ini diharapkan tidak berhenti sebagai agenda tahunan, melainkan menjadi budaya kerja yang terus tumbuh dan melekat di lingkungan Rutan Gresik.
Pelaksanaan kegiatan berlangsung tertib dan sesuai standar medis yang ditetapkan oleh PMI. Para peserta mengikuti seluruh rangkaian dengan antusias, mulai dari proses pendaftaran, pemeriksaan kesehatan, hingga pengambilan darah, tanpa kendala berarti.
Melalui kegiatan ini, Rutan Gresik menegaskan bahwa semangat Hari Bhakti Pemasyarakatan bukan hanya perayaan institusional, tetapi juga wujud kehadiran nyata dalam aksi kemanusiaan. Momentum ini diharapkan semakin memperkuat solidaritas internal sekaligus memperluas dampak sosial pemasyarakatan bagi masyarakat yang membutuhkan (Har).
