Transformasi Pengamanan Rutan Kelas I Surabaya Tuai Pengakuan Nasional, Radar Surabaya Awards 2026 Tegaskan Komitmen Melindungi Publik dari Ancaman Kejahatan Siber

SURABAYA, –TOP BERITA NUSANTARA Langkah konsisten Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Surabaya di bawah Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Timur dalam memperkuat sistem keamanan berbasis pencegahan kembali membuahkan prestasi. Melalui penguatan pengawasan berlapis, peningkatan profesionalisme petugas, serta optimalisasi pengendalian sarana komunikasi, Rutan Kelas I Surabaya berhasil meraih penghargaan Rutan dengan Sistem Pengawasan Terbaik pada ajang Radar Surabaya Awards 2026 yang berlangsung di Vasa Hotel Surabaya, Kamis (30/7/2026).

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Kepala Rutan Kelas I Surabaya, Tristiantoro Adi Wibowo, sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan institusi dalam membangun sistem pengamanan yang profesional, modern, adaptif, dan berorientasi pada perlindungan masyarakat. Pengakuan ini sekaligus memperkuat posisi Rutan Kelas I Surabaya sebagai salah satu unit pemasyarakatan yang konsisten menjalankan transformasi tata kelola keamanan sejalan dengan arah kebijakan reformasi pemasyarakatan.

Capaian tersebut lahir dari implementasi berbagai strategi pengamanan yang dilakukan secara berkesinambungan. Pengawasan terhadap aktivitas di dalam rutan diperkuat melalui sistem keamanan berlapis, peningkatan disiplin dan kompetensi petugas, optimalisasi deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban, serta pengendalian penggunaan sarana komunikasi secara ketat. Langkah-langkah tersebut ditujukan untuk menutup peluang penyalahgunaan fasilitas pemasyarakatan yang dapat dimanfaatkan sebagai sarana melakukan tindak pidana, termasuk penipuan daring dengan modus love scamming maupun bentuk kejahatan siber lainnya.

Penguatan sistem pengawasan juga menjadi bagian dari implementasi kebijakan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam mewujudkan rumah tahanan yang aman, tertib, berintegritas, dan mampu beradaptasi terhadap perkembangan tantangan keamanan di era digital. Pendekatan preventif yang diterapkan tidak hanya berorientasi pada penegakan tata tertib di dalam rutan, tetapi juga diarahkan untuk memberikan perlindungan nyata kepada masyarakat dari potensi kejahatan yang dapat dikendalikan melalui penyalahgunaan sarana komunikasi.

Baca Juga :  Tangis Haru dan Doa Menggema di Balik Jeruji Medaeng: 150 WBP Rutan Surabaya Temukan Harapan Baru di Hari Kenaikan Isa Almasih 2026

Radar Surabaya Awards 2026 menjadi ajang penghargaan bagi berbagai institusi, pemerintah daerah, dunia usaha, akademisi, organisasi, serta tokoh masyarakat yang dinilai berhasil menghadirkan inovasi dan memberikan kontribusi positif bagi pembangunan Jawa Timur. Acara tersebut dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Nezar Patria, bersama jajaran pejabat publik, kepala daerah, pelaku usaha, akademisi, dan tokoh masyarakat.

Direktur Radar Surabaya, Lilik Widyantoro, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi terhadap institusi yang mampu menghadirkan inovasi, membangun kolaborasi lintas sektor, serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Menurutnya, pembangunan yang berkelanjutan hanya dapat diwujudkan melalui sinergi antara pemerintah, media, dunia usaha, akademisi, komunitas, dan masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Nezar Patria menegaskan bahwa media profesional memiliki peran strategis dalam menjaga kualitas informasi di tengah derasnya arus digital. Ia menilai jurnalisme yang kredibel menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun ruang publik yang sehat serta memperkuat literasi digital masyarakat.

Menanggapi penghargaan tersebut, Tristiantoro Adi Wibowo menyampaikan bahwa prestasi yang diraih merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran Rutan Kelas I Surabaya yang terus berkomitmen meningkatkan kualitas pengamanan sekaligus memperkuat pelayanan pemasyarakatan.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Rutan Kelas I Surabaya untuk terus meningkatkan kualitas pengamanan, memperkuat pengawasan, serta menghadirkan pelayanan pemasyarakatan yang profesional, modern, dan berintegritas. Kami tidak akan cepat berpuas diri karena tantangan ke depan akan terus berkembang,” ujar Tristiantoro.

Ia menambahkan bahwa perkembangan kejahatan berbasis teknologi menuntut seluruh petugas pemasyarakatan untuk terus meningkatkan kompetensi, memperkuat integritas, dan mengembangkan sistem pengawasan yang semakin adaptif. Karena itu, Rutan Kelas I Surabaya terus mengoptimalkan fungsi intelijen pemasyarakatan, memperkuat deteksi dini, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, serta memanfaatkan teknologi sebagai instrumen pendukung pengamanan yang lebih efektif dan akurat.

Baca Juga :  “Dari Balik Jeruji ke Panggung Akuntabilitas Nasional: Rutan Surabaya Cetak Rekor Kinerja Anggaran, Bukti Reformasi Birokrasi Tak Sekadar Slogan”

Penghargaan Radar Surabaya Awards 2026 menjadi bukti bahwa transformasi yang dijalankan Rutan Kelas I Surabaya telah memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas tata kelola pemasyarakatan sekaligus memperkuat perlindungan masyarakat. Lebih dari sekadar penghargaan, capaian ini menjadi penegasan bahwa reformasi pemasyarakatan yang berlandaskan profesionalisme, integritas, inovasi, dan akuntabilitas mampu menghadirkan sistem keamanan yang modern serta pelayanan publik yang semakin berkualitas sebagai bagian penting dari sistem penegakan hukum di Indonesia (Har).

Leave a Reply