“Dari Balik Jeruji ke Panggung Akuntabilitas Nasional: Rutan Surabaya Cetak Rekor Kinerja Anggaran, Bukti Reformasi Birokrasi Tak Sekadar Slogan”

Sidoarjo –Top Berita Nusantara Komitmen terhadap tata kelola keuangan negara yang profesional dan berintegritas kembali ditunjukkan oleh Rumah Tahanan Negara Kelas I Surabaya dengan meraih dua penghargaan strategis dalam ajang Sosialisasi dan Monitoring Evaluasi Kinerja Pelaksanaan Anggaran Satuan Kerja Tahun 2026. Kegiatan yang diselenggarakan oleh KPPN Sidoarjo pada Selasa (28/4/2026) tersebut menjadi panggung pengakuan atas konsistensi kinerja anggaran yang akuntabel dan berkualitas.

Dalam forum evaluasi yang dihadiri berbagai satuan kerja mitra, Rutan Surabaya berhasil menempati peringkat kedua sebagai satuan kerja dengan penyampaian rekonsiliasi dan Surat Perintah Membayar (SPM) gaji tercepat dan paling akurat untuk Semester II Tahun 2025. Capaian ini menunjukkan ketepatan, kedisiplinan, dan efektivitas dalam pengelolaan administrasi keuangan yang menjadi fondasi utama sistem perbendaharaan negara.
Tak hanya itu, Rutan Surabaya juga berhasil meraih peringkat ketiga dalam kategori Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) terbaik untuk pagu anggaran Rp50 miliar hingga Rp100 miliar. Penghargaan ini mencerminkan kemampuan satuan kerja dalam mengelola anggaran secara menyeluruh—mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pelaporan—secara tepat sasaran dan berorientasi hasil.
Kepala Rutan Kelas I Surabaya, Tristiantoro Adi Wibowo, menegaskan bahwa capaian tersebut bukanlah hasil kerja individual, melainkan buah dari sinergi dan komitmen seluruh jajaran dalam menjaga kualitas pengelolaan keuangan negara.
“Pengelolaan anggaran tidak hanya soal memenuhi indikator administratif, tetapi bagaimana setiap rupiah yang dikelola mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik, khususnya di lingkungan pemasyarakatan,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan ini sekaligus menjadi bukti bahwa reformasi birokrasi di sektor pemasyarakatan telah berjalan secara konkret dan terukur. Transparansi, akuntabilitas, serta profesionalisme menjadi prinsip utama yang terus dijaga dalam setiap proses pengelolaan anggaran.
Lebih jauh, Rutan Surabaya menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sistem tata kelola keuangan yang bersih dan berintegritas. Evaluasi berkelanjutan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta optimalisasi sistem digital akan menjadi fokus ke depan guna mempertahankan bahkan meningkatkan capaian yang telah diraih.
Prestasi ini tidak hanya mempertegas posisi Rutan Surabaya sebagai satuan kerja unggulan di bidang pemasyarakatan, tetapi juga sebagai contoh nyata bahwa lembaga di balik jeruji pun mampu tampil di garis depan dalam mewujudkan pengelolaan keuangan negara yang modern, akuntabel, dan berdampak langsung bagi masyarakat (Har).
