Puncaki Inovasi Pelayanan Publik, Rutan Gresik Raih Radar Surabaya Awards 2026 dan Pertegas Kepemimpinan Transformasi Pemasyarakatan di Jawa Timur

SURABAYA, – TOP BERITA NUSANTARA Reformasi pemasyarakatan yang terus digelorakan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan kembali membuahkan hasil membanggakan. Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Gresik, di bawah naungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Timur, berhasil meraih Radar Surabaya Awards 2026, sebuah penghargaan prestisius yang menjadi pengakuan atas keberhasilan institusi tersebut dalam menghadirkan pelayanan publik berbasis inovasi melalui program unggulan SIGAP SEHAT dan SADEWA.
Penghargaan yang diterima Rutan Gresik tidak hanya menjadi simbol keberhasilan sebuah inovasi, tetapi juga mencerminkan transformasi menyeluruh yang sedang berlangsung di lingkungan pemasyarakatan. Di tengah tuntutan masyarakat akan pelayanan publik yang semakin cepat, transparan, profesional, dan akuntabel, Rutan Gresik mampu membuktikan bahwa perubahan nyata dapat diwujudkan melalui budaya kerja yang inovatif, kepemimpinan yang visioner, serta komitmen kuat seluruh jajaran dalam memberikan pelayanan terbaik.
Anugerah tersebut diserahkan pada malam puncak Radar Surabaya Awards 2026 yang digelar di Vasa Hotel Surabaya, Kamis (30/7/2026). Kepala Rutan Kelas IIB Gresik, Eko Widiatmoko, A.Md.IP., S.M., M.M., menerima penghargaan tersebut sebagai representasi atas dedikasi seluruh pegawai dalam membangun sistem pelayanan pemasyarakatan yang semakin modern, adaptif, humanis, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat serta warga binaan.
Keberhasilan itu semakin mempertegas bahwa reformasi birokrasi di lingkungan pemasyarakatan kini telah memasuki fase yang lebih substantif. Tidak hanya memperkuat sistem keamanan dan pembinaan warga binaan, transformasi juga diarahkan pada peningkatan mutu pelayanan publik melalui inovasi yang mampu memberikan manfaat nyata. Program SIGAP SEHAT dan SADEWA menjadi contoh implementasi pelayanan yang mengedepankan kecepatan, kemudahan akses, efektivitas, transparansi, serta akuntabilitas, sejalan dengan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik (good governance).
Radar Surabaya Awards merupakan ajang penghargaan tahunan yang memberikan apresiasi kepada tokoh, lembaga, instansi pemerintah, dunia usaha, institusi pendidikan, organisasi, hingga komunitas yang dinilai berhasil menghadirkan inovasi dan kontribusi signifikan terhadap pembangunan Jawa Timur. Malam penghargaan tahun ini dihadiri berbagai tokoh nasional dan daerah, termasuk kepala daerah, akademisi, pelaku usaha, pejabat publik, politisi, tokoh masyarakat, serta Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Nezar Patria.
Direktur Radar Surabaya, Lilik Widyantoro, menegaskan bahwa penghargaan tersebut diberikan kepada institusi yang mampu menjadi penggerak perubahan melalui inovasi, kolaborasi, dan tata kelola yang berkualitas. Menurutnya, percepatan pembangunan daerah membutuhkan sinergi yang kuat antara pemerintah, media, dunia usaha, akademisi, komunitas, dan masyarakat agar mampu menghasilkan dampak yang berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI, Nezar Patria, mengingatkan pentingnya menjaga kualitas informasi di era digital. Ia menilai media lokal memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam melakukan verifikasi, klarifikasi, serta menyajikan informasi yang akurat di tengah derasnya arus informasi di berbagai platform digital.
«”Dulu bad news is good news, namun sekarang kita harus beralih ke good news is a good news,” ujar Nezar Patria.»
Bagi Rutan Kelas IIB Gresik, penghargaan ini merupakan pengakuan atas konsistensi dalam mendukung agenda transformasi pemasyarakatan nasional melalui inovasi pelayanan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Implementasi SIGAP SEHAT dan SADEWA membuktikan bahwa pelayanan publik dapat terus berkembang mengikuti dinamika zaman dengan memadukan inovasi, pemanfaatan teknologi, tata kelola yang akuntabel, serta budaya kerja yang menjunjung tinggi integritas dan profesionalisme.
Kepala Rutan Kelas IIB Gresik, Eko Widiatmoko, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas penghargaan yang diterima. Ia menegaskan bahwa prestasi tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran yang selama ini bekerja dengan semangat kebersamaan untuk terus menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas.
«”Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas pelayanan, memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, serta mendukung penuh program pemerintah dalam mewujudkan reformasi birokrasi dan transformasi pemasyarakatan. Terima kasih kepada Radar Surabaya atas apresiasi yang diberikan kepada Rutan Gresik,” ujar Eko Widiatmoko.»
Menurutnya, penghargaan tersebut bukan sekadar capaian seremonial, melainkan amanah untuk terus memperkuat inovasi, meningkatkan kualitas pelayanan, serta membangun budaya kerja yang profesional, adaptif, dan berintegritas. Dengan semangat tersebut, Rutan Gresik berkomitmen terus menghadirkan pelayanan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung peningkatan kualitas pembinaan warga binaan.
Prestasi yang diraih semakin mengukuhkan Rutan Kelas IIB Gresik sebagai salah satu Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan di lingkungan Kanwil Ditjenpas Jawa Timur yang konsisten menjadi pelopor inovasi pelayanan publik. Berbekal kolaborasi yang kuat, integritas yang terjaga, serta komitmen terhadap peningkatan mutu layanan, Rutan Gresik terus memperkuat kepercayaan masyarakat sekaligus mendukung terwujudnya birokrasi yang bersih, profesional, dan akuntabel.
Keberhasilan meraih Radar Surabaya Awards 2026 menjadi penegasan bahwa transformasi pemasyarakatan Indonesia terus bergerak menuju tata kelola yang semakin modern, adaptif, humanis, dan berbasis inovasi. Lebih dari sekadar sebuah penghargaan, capaian ini menjadi inspirasi bagi seluruh Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan untuk terus melahirkan terobosan pelayanan yang unggul, memperkuat reformasi birokrasi, serta menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas demi meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemasyarakatan (Har).
