Wates Jadi Poros Inovasi Pendidikan: Drs. H. Burhanudin Cetak MA Jabal Nuur sebagai Role Model Madrasah Terpadu Islam–Akademik–Vokasi di Kediri

Kediri,Top Berita Nusantara Kamis (2/7/2026) Arah perkembangan pendidikan Islam di Kabupaten Kediri kian menunjukkan transformasi yang signifikan melalui hadirnya Madrasah Aliyah (MA) Jabal Nuur di Dusun Babadan, Desa Duwet, Kecamatan Wates. Di balik kemajuan lembaga ini, terdapat sosok Drs. H. Burhanudin, tokoh pendidik yang dikenal sebagai pelopor sekaligus perancang utama konsep pendidikan terpadu berbasis integrasi nilai keislaman, akademik, dan keterampilan vokasional dalam satu sistem pembelajaran yang utuh.

Dengan visi jangka panjang yang menempatkan keseimbangan antara penguasaan ilmu pengetahuan, pembentukan karakter, dan keterampilan kerja, Drs. H. Burhanudin membangun MA Jabal Nuur bukan sekadar sebagai institusi pendidikan formal, melainkan sebagai pusat pembinaan generasi muda yang siap menghadapi dinamika zaman. Model pendidikan ini dirancang untuk melahirkan peserta didik yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga matang secara spiritual, kuat dalam karakter, serta kompeten dalam keterampilan praktis yang dibutuhkan dunia kerja modern.

Gagasan besar tersebut diwujudkan melalui pengembangan sarana pendidikan dan keagamaan yang menjadi fondasi utama proses pembelajaran. Berdasarkan data prasasti di lingkungan madrasah, Gedung MA Jabal Nuur Penyelenggara Program Keterampilan (Vokasi) serta Masjid Baiturrahman diresmikan pada 18 November 2019 oleh Bupati Kediri, dr. Hj. Haryanti Sutrisno. Peresmian ini menjadi momentum penting dalam memperkuat posisi MA Jabal Nuur sebagai lembaga pendidikan Islam yang modern, religius, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Keberadaan fasilitas vokasi tersebut mempertegas arah pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada aspek akademik, tetapi juga pada penguatan keterampilan aplikatif yang memiliki nilai ekonomi serta relevan dengan kebutuhan dunia usaha, dunia industri, dan kewirausahaan. Sementara itu, Masjid Baiturrahman berfungsi sebagai pusat pembinaan spiritual yang memperkuat nilai-nilai akhlakul karimah, kedisiplinan ibadah, dan pembentukan karakter religius dalam kehidupan sehari-hari peserta didik.

Baca Juga :  Polemik Pengelolaan PAMSIMAS Kampung Baru Memanas, LP3-NKRI Minta Audit Menyeluruh dan Transparansi Dana BUMDes Dibuka ke Publik

Transformasi pendidikan di MA Jabal Nuur semakin menguat dengan diluncurkannya program MA Plus Keterampilan pada 13 Oktober 2020 yang diresmikan oleh Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Drs. H. M. Syamsuri, M.Pd. Program ini menjadi langkah strategis dalam mengintegrasikan pendidikan agama, akademik, dan vokasi secara lebih terstruktur dan berkelanjutan.

Melalui program tersebut, peserta didik dibekali kompetensi keterampilan yang disesuaikan dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan sektor kewirausahaan. Pendekatan ini diharapkan mampu mencetak lulusan yang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik dan religius, tetapi juga memiliki kreativitas, inovasi, serta daya saing tinggi dalam menghadapi tantangan global.

Konsep pendidikan yang dirumuskan Drs. H. Burhanudin menjadi salah satu model pengembangan madrasah yang menempatkan keseimbangan antara ilmu, akhlak, dan keterampilan sebagai fondasi utama. Ia meyakini bahwa pendidikan ideal harus mampu melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, mandiri, bertanggung jawab, serta memiliki kepedulian sosial terhadap lingkungan sekitarnya.

Keberhasilan MA Jabal Nuur hingga saat ini merupakan hasil sinergi berbagai elemen, mulai dari Yayasan Jabal Nuur, tenaga pendidik, pemerintah daerah, Kementerian Agama, orang tua, hingga masyarakat. Kolaborasi tersebut membentuk ekosistem pendidikan yang solid, inklusif, dan adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan serta teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman sebagai identitas utama.

Selain pembangunan fisik dan pengembangan kurikulum, Drs. H. Burhanudin juga menanamkan budaya pendidikan yang menekankan integritas, disiplin, etos kerja, dan semangat pengabdian. Nilai-nilai tersebut menjadi pondasi penting dalam mencetak lulusan yang tidak hanya kompetitif di dunia kerja, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Hingga kini, MA Jabal Nuur terus memperkuat eksistensinya sebagai lembaga pendidikan Islam terpadu yang mengintegrasikan pembelajaran akademik, pembinaan keagamaan, dan pendidikan vokasi dalam satu sistem pendidikan yang komprehensif. Perkembangan ini menjadi bukti nyata bahwa visi besar yang dirintis Drs. H. Burhanudin telah memberikan dampak signifikan bagi kemajuan pendidikan di Kabupaten Kediri.

Baca Juga :  SMAK Frateran Surabaya Mengucapkan Selamat Menjalankan Ibadah Puasa, Momentum Berlomba-Lomba Dalam Kebaikan di Bulan Suci Ramadhan

Ke depan, semangat dan gagasan pendidikan tersebut diharapkan terus menjadi inspirasi bagi seluruh civitas akademika MA Jabal Nuur untuk menghadirkan inovasi berkelanjutan. Dengan penguatan kualitas akademik, pembentukan karakter, dan pengembangan keterampilan vokasional, madrasah ini diharapkan mampu melahirkan generasi berakhlak mulia, berprestasi, mandiri, berdaya saing tinggi, serta siap berkontribusi bagi kemajuan daerah, bangsa, dan negara (Har).

Leave a Reply