Duka Mendalam di Keluarga Besar MAKI Jatim: H. Soemarwi Tutup Usia, Keteladanan Sang Ayah Tinggalkan Jejak Pengabdian dan Doa

Sidoarjo –Top Berita Nusantara Suasana duka menyelimuti keluarga besar Lembaga Swadaya Masyarakat Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (LSM MAKI) Jawa Timur setelah berpulangnya H. Soemarwi, ayahanda tercinta dari Rendra, Ketua MAKI Koordinator Wilayah Kabupaten Jember. Kepergian almarhum tidak hanya meninggalkan kesedihan bagi keluarga yang ditinggalkan, tetapi juga bagi sahabat, kerabat, dan seluruh jajaran MAKI yang mengenal sosoknya sebagai pribadi yang sederhana, penuh kasih sayang, dan memiliki dedikasi tinggi terhadap keluarga.

Kabar wafatnya H. Soemarwi disampaikan oleh Ketua LSM MAKI Koordinator Wilayah Provinsi Jawa Timur, Heru Satriyo, S.Ip, pada Rabu (3/6/2026). Atas nama pribadi dan seluruh keluarga besar MAKI Jawa Timur, Heru menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam serta doa terbaik bagi almarhum.

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Kami keluarga besar LSM MAKI Jawa Timur turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Bapak H. Soemarwi, ayahanda dari Mas Rendra, Ketua MAKI Koorwil Kabupaten Jember. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah almarhum, mengampuni segala khilafnya, melapangkan alam kuburnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan ketabahan, kekuatan, dan keikhlasan dalam menghadapi ujian ini,” ungkap Heru Satriyo.

Kepergian H. Soemarwi menjadi kehilangan yang sangat dirasakan oleh keluarga besar yang selama ini mengenalnya sebagai figur ayah yang penuh perhatian dan menjadi panutan dalam kehidupan sehari-hari. Sosoknya dikenal sebagai pribadi yang menjunjung tinggi nilai-nilai kekeluargaan, kerja keras, kejujuran, dan kepedulian terhadap sesama.

Ucapan belasungkawa terus mengalir dari berbagai kalangan, baik dari keluarga besar MAKI, sahabat, tokoh masyarakat, maupun rekan-rekan yang mengenal almarhum dan keluarganya. Doa-doa dipanjatkan agar almarhum mendapatkan husnul khatimah dan seluruh amal kebaikan yang telah dilakukan selama hidup menjadi ladang pahala yang terus mengalir.

Baca Juga :  Dari Silaturahmi ke Integritas: MAKI Jatim Ajak Masyarakat Jadikan Idul Fitri Momentum Perangi Korupsi

Bagi keluarga yang ditinggalkan, kepergian orang tua merupakan kehilangan yang tidak mudah untuk dilalui. Namun, nilai-nilai kehidupan, nasihat, serta keteladanan yang diwariskan almarhum diyakini akan tetap hidup dan menjadi pedoman bagi anak-anak serta generasi penerus keluarga.

Momentum duka ini juga menjadi pengingat bagi semua pihak tentang pentingnya menjaga silaturahmi, menghormati orang tua, dan memanfaatkan setiap kesempatan untuk berbuat baik kepada sesama. Kehidupan yang dijalani dengan penuh keikhlasan dan ketulusan akan selalu meninggalkan jejak yang dikenang oleh orang-orang yang pernah hadir dalam perjalanan hidup seseorang.

Keluarga besar LSM MAKI Jawa Timur mengajak seluruh sahabat, kolega, dan masyarakat untuk bersama-sama mendoakan almarhum H. Soemarwi agar mendapatkan rahmat dan ampunan Allah SWT serta ditempatkan di surga terbaik bersama orang-orang yang beriman.

Kepergian seseorang mungkin memisahkan raga dari orang-orang yang dicintainya, namun kenangan, kasih sayang, dan keteladanan yang telah ditinggalkan akan tetap hidup dalam hati mereka yang mengenalnya.

Selamat jalan, Bapak H. Soemarwi. Terima kasih atas keteladanan, kasih sayang, dan nilai-nilai kehidupan yang telah diwariskan. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah almarhum dan memberikan tempat terbaik di sisi-Nya. Aamiin Ya Rabbal Alamin (Red).

Leave a Reply