Ban Lengan SAR Disematkan, Ditpolairud Polda Jatim Siagakan Personel untuk Respons Darurat di Perairan

SURABAYATOP BERITA NUSANTARA Panggilan kemanusiaan di wilayah perairan tidak mengenal waktu. Ketika kecelakaan laut maupun bencana terjadi, kecepatan personel untuk bergerak menjadi bagian penting dalam upaya pertolongan dan penyelamatan.

Semangat itulah yang ditegaskan Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Jawa Timur melalui apel pagi yang digelar di Lapangan Apel Ditpolairud Polda Jawa Timur, Kamis (3/9/2026).

Apel tersebut dipimpin Kabagbinopsnal Ditpolairud Polda Jawa Timur AKBP Budi Sulistyanto, S.H. Dalam kegiatan itu, dilakukan pula penyematan ban lengan SAR Ditpolairud Polda Jawa Timur secara simbolis kepada personel.

Penyematan ban lengan SAR menjadi simbol kesiapsiagaan sekaligus komitmen personel dalam menjalankan tugas kemanusiaan. Identitas tersebut menegaskan bahwa personel SAR harus selalu berada dalam kondisi siap siaga dan siap digerakkan kapan pun dibutuhkan.

Terutama ketika menghadapi kecelakaan laut maupun bencana yang terjadi di wilayah perairan Jawa Timur, kesiapan personel menjadi tuntutan utama. Situasi darurat membutuhkan respons yang cepat dan terukur agar upaya pertolongan dapat segera dilakukan.

Karena itu, apel pagi tidak sekadar menjadi agenda rutin. Momentum tersebut sekaligus mempertegas kembali tanggung jawab personel SAR untuk menjaga kesiapan menghadapi kemungkinan keadaan darurat di wilayah tugasnya.

Penyematan ban lengan secara simbolis juga menjadi pengingat bahwa tugas SAR memiliki dimensi kemanusiaan yang kuat. Di balik atribut tersebut terdapat tanggung jawab untuk hadir ketika masyarakat berada dalam kondisi membutuhkan pertolongan.

Personel SAR Ditpolairud Polda Jatim dituntut senantiasa siap menerima perintah dan bergerak ketika situasi mengharuskan dilakukannya upaya pencarian, pertolongan maupun penyelamatan.

Kesiapsiagaan tersebut menjadi bagian dari komitmen Ditpolairud Polda Jatim dalam memberikan kehadiran di tengah masyarakat, khususnya dalam menghadapi berbagai kondisi darurat di wilayah perairan Jawa Timur.

Baca Juga :  Polda Jatim Bersama Serikat Pekerja dan Buruh Gelar Apel Kebangsaan Jaga Stabilitas Kamtibmas

Pesan yang ditegaskan melalui kegiatan tersebut pun lugas: siap hadir, siap menolong, siap menyelamatkan.

Dengan semangat “Sigap dalam Kemanusiaan”, SAR Ditpolairud Polda Jatim menegaskan bahwa kesiapan bukan sekadar simbol. Kesiapan adalah komitmen untuk bergerak ketika masyarakat membutuhkan pertolongan.

Di tengah dinamika wilayah perairan Jawa Timur, kesiapsiagaan personel SAR menjadi bagian penting dari upaya memastikan respons kemanusiaan dapat dilakukan setiap kali panggilan darurat datang (Har).

Leave a Reply