Disiplin Adalah Kekuatan Utama! Detasemen Gegana Satbrimob Polda Jatim Perkuat Budaya Siaga untuk Melahirkan Personel Elite yang Tangguh, Adaptif, dan Siap Menjawab Setiap Tantangan

SURABAYATOP BERITA NUSANTARA Kesiapan sebuah satuan elite tidak dibangun saat operasi dimulai, melainkan melalui pembinaan yang dilakukan secara konsisten setiap hari. Filosofi tersebut menjadi landasan Detasemen Gegana Satbrimob Polda Jawa Timur dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui Apel Kesatuan yang dipimpin langsung oleh Danden Gegana Satbrimob Polda Jatim, Kompol Dyan Vicky Sandhi, S.Si., M.Si., pada Rabu (22/7/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan internal yang bertujuan memastikan seluruh personel selalu berada dalam kondisi terbaik, baik dari sisi kedisiplinan, kesiapan fisik, kemampuan teknis, maupun mental. Sebagai satuan yang memiliki tugas khusus dalam menangani berbagai ancaman berisiko tinggi, setiap anggota dituntut memiliki profesionalisme yang dibangun melalui latihan, evaluasi, dan pengawasan yang berkesinambungan.

Dalam arahannya, Kompol Dyan Vicky Sandhi menegaskan bahwa disiplin bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan budaya kerja yang menjadi identitas utama anggota Detasemen Gegana. Menurutnya, keberhasilan menjalankan tugas sangat ditentukan oleh kepatuhan terhadap prosedur, integritas, loyalitas, kekompakan tim, serta kesiapan individu dalam menghadapi berbagai situasi yang membutuhkan kecepatan dan ketepatan bertindak.

Usai apel, seluruh personel mengikuti pemeriksaan sikap tampang sebagai bagian dari pembinaan karakter dan penguatan profesionalisme. Pemeriksaan dilakukan terhadap kerapian seragam, kelengkapan atribut, kebersihan perlengkapan dinas, hingga penampilan personel sesuai standar institusi. Langkah tersebut bertujuan membangun budaya disiplin sekaligus menjaga citra Polri sebagai institusi yang profesional dan dipercaya masyarakat.

Penguatan kesiapan juga dilakukan melalui pemeriksaan kendaraan dinas maupun kendaraan pribadi personel. Seluruh kendaraan diperiksa mulai dari kondisi teknis, kelengkapan administrasi, sistem keselamatan, hingga kelayakan operasional. Pemeriksaan ini menjadi langkah preventif agar seluruh sarana pendukung selalu siap digunakan dalam berbagai penugasan tanpa kendala teknis.

Baca Juga :  Kapolres dan Wakil Bupati Tulungagung Menyambut Kedatangan Peserta “Mudik Seru Bareng NU”

Bagi Detasemen Gegana, kesiapan kendaraan memiliki arti strategis karena menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari keberhasilan pelaksanaan operasi penjinakan bahan peledak, penanganan ancaman keamanan berkategori tinggi, operasi penyelamatan, pengamanan objek vital, hingga berbagai misi kemanusiaan yang membutuhkan mobilitas tinggi dan respons cepat.

Pelaksanaan apel yang disertai pemeriksaan personel dan sarana operasional mencerminkan komitmen Detasemen Gegana Satbrimob Polda Jawa Timur dalam membangun sistem pembinaan yang terukur, berkelanjutan, dan berorientasi pada peningkatan kualitas organisasi. Langkah tersebut sekaligus menjadi implementasi nyata transformasi Polri Presisi yang menempatkan profesionalisme, akuntabilitas, responsivitas, dan pelayanan publik sebagai pilar utama.

Melalui pembinaan yang dilakukan secara konsisten, Detasemen Gegana Satbrimob Polda Jawa Timur terus memperkuat kapasitas organisasinya sebagai satuan elite yang tidak hanya unggul dalam kemampuan teknis dan taktis, tetapi juga memiliki disiplin tinggi, integritas kuat, serta kesiapan operasional yang mampu menjawab setiap tantangan keamanan secara profesional, humanis, dan presisi demi menjaga rasa aman bagi seluruh masyarakat Jawa Timur (Har).

Leave a Reply