Hujan Gol Piala Dunia Guncang Surabaya, Nobar MAKI Jatim Teguhkan Sportivitas dan Persaudaraan

SURABAYA – TOP BERITA NUSANTARA Laga perebutan peringkat ketiga Piala Dunia FIFA 2026 menghadirkan drama sepak bola yang sulit dilupakan. Pertemuan dua raksasa Eropa, Tim Nasional Inggris dan Tim Nasional Prancis, menghasilkan pertandingan spektakuler dengan total sepuluh gol sebelum The Three Lions memastikan kemenangan dramatis 6–4 untuk mengamankan posisi ketiga dunia. Euforia pertandingan tersebut turut membakar semangat ratusan peserta yang mengikuti kegiatan nonton bareng (nobar) yang digelar Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Jawa Timur di One Deck Resto Artotel Surabaya Town Square (Sutos), Sabtu dini hari (18/7/2026).
Kegiatan nobar berlangsung meriah dan penuh keakraban. Ketua Koordinator Wilayah MAKI Jawa Timur Heru Satriyo hadir bersama jajaran pengurus, relasi, insan media, komunitas sepak bola, serta masyarakat umum. Sejak jauh sebelum kick-off, lokasi telah dipenuhi peserta yang ingin menyaksikan laga penutup turnamen dalam suasana hangat, tertib, dan menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas.
Inggris langsung memperlihatkan ambisi besar sejak menit awal pertandingan. Declan Rice membuka keunggulan pada menit ke-3 melalui penyelesaian yang efektif. Dominasi The Three Lions terus berlanjut ketika Ezri Konsa menggandakan skor pada menit ke-18, membuat Inggris semakin percaya diri mengendalikan jalannya pertandingan.
Sorotan utama tertuju kepada Bukayo Saka yang tampil luar biasa dengan mencetak hattrick pada menit ke-37, 45+1, dan 87 melalui eksekusi penalti. Penampilan impresif pemain muda Inggris tersebut menjadi pembeda sekaligus memperkokoh keunggulan timnya dalam laga yang berlangsung terbuka dan penuh intensitas.
Di sisi lain, Prancis menunjukkan mental pantang menyerah. Kylian Mbappé mencetak dua gol pada menit ke-48 dan 66, sementara Bradley Barcola menambah satu gol pada menit ke-54. Memasuki masa tambahan waktu, Ousmane Dembélé memperkecil kedudukan menjadi 5–4 melalui gol pada menit ke-90+6, membuat pertandingan semakin menegangkan.
Ketika harapan Prancis untuk menyamakan skor mulai terbuka, Jude Bellingham tampil sebagai penentu kemenangan. Golnya pada menit ke-90+8 memastikan Inggris mengakhiri pertandingan dengan skor 6–4, sekaligus mengamankan posisi ketiga Piala Dunia FIFA 2026. Sementara itu, Prancis harus mengakhiri turnamen di peringkat keempat setelah memberikan perlawanan sengit hingga detik terakhir.
Daftar pencetak gol:
Inggris: Declan Rice (3′), Ezri Konsa (18′), Bukayo Saka (37′, 45+1′, 87′ penalti), Jude Bellingham (90+8′).
Prancis: Kylian Mbappé (48′, 66′), Bradley Barcola (54′), Ousmane Dembélé (90+6′).
Sepanjang pertandingan berlangsung, area nobar dipenuhi sorak sorai, tepuk tangan, dan yel-yel dukungan yang menggema setiap kali gol tercipta. Meski masing-masing peserta memiliki tim favorit yang berbeda, suasana tetap berlangsung aman, tertib, dan penuh rasa saling menghormati.
Di sela-sela kegiatan, Ketua MAKI Jawa Timur Heru Satriyo menyampaikan bahwa sepak bola memiliki kekuatan besar dalam membangun kebersamaan dan mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat.
«”Sepak bola adalah bahasa universal yang mampu menyatukan semua orang. Malam ini kita melihat bagaimana masyarakat bisa berkumpul, saling berdiskusi, saling menghormati perbedaan dukungan, dan menikmati pertandingan dengan penuh sportivitas. Inilah nilai positif yang harus terus dijaga karena kebersamaan seperti ini mampu memperkuat persaudaraan dan mempererat silaturahmi,” ujar Heru Satriyo.»
Ia menambahkan bahwa nilai-nilai fair play, disiplin, kerja sama, tanggung jawab, serta sikap saling menghargai yang diperlihatkan para pemain di lapangan merupakan contoh nyata yang layak diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
«”Semangat kompetisi yang sehat, kerja sama tim, disiplin, dan saling menghargai adalah nilai-nilai yang juga harus diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat. Kita berharap olahraga terus menjadi media pemersatu bangsa sekaligus sarana membangun komunikasi yang positif antarwarga,” tegasnya.»
Setelah peluit panjang dibunyikan, para peserta masih bertahan di lokasi untuk berdiskusi mengenai jalannya pertandingan, mengabadikan momen melalui foto bersama, serta mempererat tali silaturahmi. Kebersamaan yang tercipta menjadi bukti bahwa sepak bola mampu menjadi ruang pemersatu yang melampaui perbedaan latar belakang, profesi, maupun organisasi.
Melalui penyelenggaraan nobar ini, MAKI Jawa Timur tidak hanya menghadirkan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga memperkuat nilai persatuan, sportivitas, dan komunikasi sosial yang positif. Kemenangan dramatis Inggris atas Prancis menjadi penutup yang berkesan bagi perebutan posisi ketiga Piala Dunia FIFA 2026, sekaligus meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta nobar di One Deck Resto Artotel Surabaya Town Square (Sutos) (Har).
