Banyuwangi Kobarkan Energi Baru PKN Jawa Timur, Sekjen Sri Mulyono Satukan Kekuatan Daerah untuk Percepat Konsolidasi dan Perluas Pengabdian kepada Rakyat

BANYUWANGI,— TOP BERITA NUSANTARA Gelombang konsolidasi organisasi terus diperkuat Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) di Jawa Timur. Bertempat di Kantor Sekretariat PKN Kabupaten Banyuwangi, Jalan Al Hilal Nomor 2, Banyuwangi, Sabtu (30/5/2026), jajaran pimpinan cabang dari berbagai daerah berkumpul dalam Rapat Pimpinan Cabang (Rapimcab) yang menjadi momentum strategis untuk memperkokoh soliditas internal, mempererat koordinasi lintas daerah, serta mempertegas arah perjuangan organisasi menghadapi dinamika sosial, ekonomi, dan politik yang terus berkembang.

Kegiatan yang diinisiasi dan difasilitasi Ketua Pimcab Kabupaten Banyuwangi, Zainuri ini berlangsung penuh semangat persatuan, kekeluargaan, dan komitmen perjuangan tersebut dipimpin langsung oleh Dr.H.Sri Mulyono,S.Sos.,M.M.selaku Sekretaris Jenderal Pimnas PKN. Kehadirannya bersama Ateng Pranyoto selaku Kabidor disambut hangat para pimpinan cabang dari seluruh wilayah Jawa Timur, menjadi simbol kuat bahwa konsolidasi organisasi tidak hanya dilakukan di tingkat pusat, tetapi juga dibangun secara menyeluruh hingga ke daerah sebagai fondasi utama kekuatan partai.

Rapimcab Banyuwangi menjadi forum penting untuk mengevaluasi perkembangan organisasi, memperkuat struktur kepengurusan, meningkatkan kualitas kaderisasi, serta menyusun langkah-langkah strategis yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara nyata. Dalam suasana diskusi yang dinamis, para peserta saling bertukar pandangan dan pengalaman mengenai berbagai tantangan yang dihadapi organisasi di wilayah masing-masing.

Dalam arahannya, Sri Mulyono menegaskan bahwa kekuatan sebuah organisasi politik tidak hanya ditentukan oleh besarnya struktur yang dimiliki, melainkan oleh kemampuan seluruh elemen partai menjaga kekompakan, loyalitas, kedisiplinan, dan semangat perjuangan yang sama.

Menurutnya, komunikasi yang intensif antara pengurus pusat dan daerah menjadi kunci dalam menjaga kesinambungan program serta memastikan seluruh kebijakan organisasi dapat dijalankan secara efektif hingga tingkat bawah.

“Konsolidasi seperti ini sangat penting untuk memperkuat komunikasi, menyatukan langkah, serta memastikan seluruh program dan arah kebijakan organisasi dapat berjalan selaras dari pusat hingga daerah,” tegas Sri Mulyono di hadapan peserta rapat.

Baca Juga :  GIAN Apresiasi Prof DR KP Muhammad S. Ridwan P.HD yang Ditetapkan Sebagai Kammerherr Kerajaan Prussia

Ia juga menekankan bahwa organisasi politik modern harus mampu hadir di tengah masyarakat bukan hanya saat momentum politik, tetapi juga melalui kegiatan sosial, pemberdayaan masyarakat, dan berbagai program yang memberikan manfaat langsung kepada rakyat.

Semangat penguatan organisasi turut disampaikan oleh Pranyoto Ateng, Kabidor Pimnas PKN. Dalam pandangannya, sinergi antar cabang merupakan salah satu faktor utama yang menentukan keberhasilan organisasi dalam menjalankan program-programnya di daerah.

Menurut Ateng panggilan akrabnya, tantangan yang dihadapi masyarakat saat ini membutuhkan respons yang cepat, terukur, dan terkoordinasi dengan baik. Karena itu, komunikasi yang kuat antarpengurus menjadi modal penting dalam membangun organisasi yang responsif dan adaptif.

“Penguatan komunikasi dan sinergi antarpengurus menjadi faktor penting dalam membangun organisasi yang kokoh dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Zainuri, Ketua PKN Kabupaten Banyuwangi, Ia menilai bahwa konsolidasi harus menjadi agenda berkelanjutan agar seluruh kader memiliki pemahaman yang sama terhadap visi, misi, serta arah perjuangan organisasi.

Menurutnya, Rapimcab tidak hanya berfungsi sebagai forum koordinasi, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat hubungan emosional antar pengurus, memperkuat solidaritas, dan membangun semangat kolektif dalam menjalankan tugas organisasi.

“Kebersamaan dan kekompakan adalah modal utama dalam membangun organisasi yang kuat. Melalui forum ini, kami dapat bertukar gagasan, menyamakan persepsi, dan memperkuat sinergi untuk kemajuan organisasi,” katanya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut para ketua Pimcab yang memberikan dukungan terhadap penguatan komunikasi publik organisasi. Kehadiran unsur media dinilai penting dalam memperluas penyebaran informasi serta memperkuat hubungan organisasi dengan masyarakat.

Sepanjang pelaksanaan rapat, para peserta membahas berbagai agenda strategis yang mencakup penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas kader, pengembangan jaringan organisasi, hingga strategi memperluas peran partai dalam menjawab kebutuhan masyarakat di berbagai daerah Jawa Timur.

Baca Juga :  Dr. Andre Yulius Bangun Keteladanan Baru: Dari AMC Group hingga Menjadi Figur Pelayanan Publik Berintegritas”

Forum tersebut juga menjadi wadah untuk menyerap aspirasi para pengurus cabang yang selama ini berada di garis depan dalam berinteraksi langsung dengan masyarakat. Berbagai masukan yang muncul diharapkan dapat menjadi dasar penyusunan program kerja yang lebih efektif, relevan, dan mampu memberikan dampak nyata bagi publik.

Rapimcab Banyuwangi sekaligus menegaskan bahwa PKN terus bergerak menuju organisasi yang lebih modern, profesional, dan berorientasi pada penguatan pelayanan kepada masyarakat. Konsolidasi yang dibangun secara berjenjang dari pusat hingga daerah diyakini akan menjadi fondasi penting dalam memperkuat eksistensi organisasi di tengah perubahan zaman yang semakin cepat.

Lebih dari sekadar agenda organisasi, pertemuan besar PKN Jawa Timur ini menjadi simbol lahirnya semangat baru yang menempatkan persatuan, solidaritas, dan pengabdian kepada masyarakat sebagai pilar utama perjuangan. Dari Banyuwangi, gema konsolidasi itu kembali ditegaskan: bahwa organisasi yang kuat lahir dari komunikasi yang sehat, kader yang solid, serta komitmen bersama untuk terus hadir dan bekerja bagi kepentingan rakyat, daerah, dan masa depan bangsa Indonesia (Budi).

Leave a Reply