“Melangkah dari Apel Pagi ke Forum Dunia: Pemasyarakatan Jawa Timur Buktikan Kualitas SDM di Panggung Internasional Probasi”

Sidoarjo, Kamis (30/4/2026) —Top Berita Nusantara Apel pagi di lingkungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur berlangsung dengan suasana khidmat, tertib, dan penuh semangat kebersamaan. Kegiatan rutin tersebut kali ini memiliki nuansa istimewa karena dirangkaikan dengan pemberian penghargaan atas prestasi yang berhasil menembus tingkat internasional.

Dalam kesempatan tersebut, dua pegawai dari Balai Pemasyarakatan, yaitu Bapas Malang dan Bapas Madiun, menerima apresiasi khusus atas kontribusi mereka sebagai pembicara dalam ajang bergengsi 7th World Congress on Probation and Parole 2026.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Bidang Perawatan, Pengamanan, dan Kepatuhan Internal, Effendi Wahyudi. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan bukti konkret bahwa sumber daya manusia pemasyarakatan Indonesia memiliki kapasitas yang mampu bersaing di level global.
Ia menilai, keterlibatan petugas pemasyarakatan Jawa Timur dalam forum internasional bukan sekadar pencapaian individu, melainkan juga representasi kemajuan sistem pemasyarakatan nasional. Menurutnya, partisipasi tersebut menjadi sarana penting untuk memperkenalkan praktik-praktik terbaik Indonesia di bidang pembinaan dan reintegrasi sosial kepada dunia internasional.
Lebih lanjut, Effendi Wahyudi menekankan bahwa capaian ini diharapkan dapat menjadi pemicu semangat bagi seluruh jajaran pemasyarakatan untuk terus meningkatkan kompetensi, memperluas wawasan, serta aktif berkontribusi dalam forum global. Transformasi pemasyarakatan, katanya, hanya dapat terwujud melalui SDM yang adaptif, inovatif, dan siap menghadapi tantangan internasional yang terus berkembang.
Apresiasi ini juga menjadi bagian dari komitmen Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur dalam memperkuat profesionalisme aparatur, tidak hanya di lingkup nasional, tetapi juga dalam percaturan global. Upaya ini menunjukkan keseriusan dalam membangun institusi pemasyarakatan yang modern, terbuka, dan berorientasi pada standar internasional.
Dengan capaian tersebut, Jawa Timur kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu wilayah yang mampu melahirkan SDM pemasyarakatan berkelas dunia. Lebih dari itu, prestasi ini turut memperkuat citra positif Indonesia di mata internasional dalam bidang pembinaan, pengawasan, dan reintegrasi sosial yang berkelanjutan (Har).
