Energi Kebersamaan dari Lapangan Lomba: HBP ke-62 Jadi Momentum Recharging Integritas Pemasyarakatan Jatim

Sidoarjo, 20 April 2026 — Top Berita Nusantara Peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62 di Jawa Timur menghadirkan nuansa yang tak biasa. Di tengah padatnya tugas dan tanggung jawab, jajaran Rutan Kelas I Surabaya turut merasakan atmosfer kebersamaan melalui lomba tarik tambang dan balap karung yang digelar oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan bersama Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.
Kegiatan yang berlangsung usai apel pagi di halaman Kantor Wilayah Ditjenpas Jawa Timur ini diikuti oleh perwakilan pegawai dari wilayah Surabaya. Meski dikemas dalam bentuk perlombaan tradisional, suasana yang tercipta jauh dari kesan formal. Tawa lepas, sorak semangat, dan interaksi hangat antarpegawai menjadi warna tersendiri yang mempererat hubungan kerja.
Antusiasme peserta terlihat jelas sepanjang kegiatan berlangsung. Setiap lomba dijalankan dengan penuh sportivitas tanpa mengabaikan ketertiban dan keamanan. Panitia memastikan seluruh rangkaian acara berjalan sesuai ketentuan sehingga tidak mengganggu aktivitas kedinasan.
Lebih dari sekadar ajang hiburan, kegiatan ini dimaknai sebagai sarana strategis untuk memperkuat kerja sama tim. Dalam lingkungan pemasyarakatan yang menuntut koordinasi tinggi, kebersamaan menjadi kunci dalam menjaga stabilitas dan efektivitas kinerja.
Semangat tersebut turut tercermin dalam upaya peningkatan layanan di Rutan Surabaya. Di bawah kepemimpinan Tristiantoro Adi Wibowo, berbagai inovasi dan pembenahan terus dilakukan untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat dan warga binaan berjalan secara profesional, humanis, dan berintegritas.
Nilai kebersamaan yang terbangun dari kegiatan ini tidak berhenti pada momen sesaat, melainkan menjadi bagian dari budaya kerja yang terus diperkuat. Kolaborasi, kedisiplinan, dan rasa saling percaya menjadi fondasi dalam mendorong transformasi pelayanan pemasyarakatan yang lebih baik.
Momentum HBP ke-62 pun dimaknai sebagai titik refleksi bersama. Seluruh jajaran diingatkan kembali akan pentingnya komitmen dalam memberikan pelayanan optimal serta menjalankan fungsi pembinaan secara berkelanjutan.
Dari lapangan lomba yang sederhana, lahir energi baru yang memperkuat integritas dan soliditas. Pemasyarakatan Jawa Timur menunjukkan bahwa kekuatan institusi tidak hanya dibangun dari sistem, tetapi juga dari kebersamaan manusia di dalamnya—menuju pelayanan publik yang semakin berkualitas dan berdaya saing (Har).
