Pasla Mart Resmi Dibuka, Lapas Lamongan Tancapkan Inovasi Baru: Koperasi Diperkuat, UMKM Diberi Etalase, Layanan Dimodernisasi

LAMONGAN —TOP BERITA NUSANTARA Koperasi Konsumen Pemasyarakatan Republik Indonesia (KKP-RI) Lapas Kelas IIB Lamongan resmi membuka Pasla Mart melalui Grand Opening yang digelar pada Kamis, 20 Agustus 2026. Kehadiran Pasla Mart menjadi langkah strategis dalam memperkuat koperasi sekaligus memberikan ruang yang lebih luas bagi pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di lingkungan Lapas Lamongan.
Grand Opening diawali dengan kedatangan Kepala Lapas Kelas IIB Lamongan, Andi Hasyim, bersama jajaran dan pegawai. Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan doa bersama sebagai bentuk rasa syukur atas terlaksananya peresmian Pasla Mart.
Puncak peresmian ditandai dengan pemotongan pita oleh Kalapas Andi Hasyim. Prosesi tersebut menjadi simbol resmi dibukanya Pasla Mart untuk masyarakat dan keluarga warga binaan.
Suasana peresmian semakin semarak dengan pemotongan tumpeng oleh Andi Hasyim. Potongan tumpeng kemudian diserahkan kepada Ketua KKP-RI Lapas Lamongan sebagai simbol kebersamaan, sinergi, serta harapan agar Pasla Mart mampu tumbuh dan memberikan manfaat bagi seluruh pihak.
Andi Hasyim menegaskan bahwa kehadiran Pasla Mart tidak boleh dipandang hanya sebagai pembukaan sebuah tempat berbelanja. Menurutnya, Pasla Mart merupakan bagian dari langkah nyata untuk mengembangkan koperasi agar semakin produktif sekaligus memberikan dukungan terhadap pelaku UMKM.
> “Grand Opening Pasla Mart ini bukan hanya sekadar membuka tempat berbelanja, tetapi menjadi langkah nyata dalam mengembangkan koperasi dan mendukung UMKM. Kami berharap Pasla Mart dapat menjadi wadah untuk memasarkan produk-produk UMKM sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat dan keluarga warga binaan,” ujar Andi Hasyim.
Untuk meningkatkan kemudahan pelayanan, Pasla Mart menyediakan sistem pembayaran tunai maupun non-tunai. Pilihan tersebut memungkinkan pelanggan melakukan transaksi secara lebih praktis, cepat, dan menyesuaikan kebutuhan.
Tidak hanya mengedepankan kemudahan bertransaksi, Pasla Mart juga membawa misi pemberdayaan ekonomi. Kehadirannya membuka peluang bagi berbagai produk UMKM untuk memperoleh ruang pemasaran dan semakin dikenal oleh masyarakat.
Dengan adanya etalase pemasaran tersebut, koperasi diharapkan mampu menjadi penghubung antara produk UMKM dengan konsumen. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mendorong kegiatan ekonomi produktif di lingkungan Lapas Lamongan.
Pasla Mart juga menjadi salah satu bentuk inovasi pelayanan Lapas Kelas IIB Lamongan. Pelayanan yang mudah, sistem transaksi yang fleksibel, serta komitmen terhadap transparansi menjadi bagian penting dalam memberikan manfaat kepada masyarakat dan keluarga warga binaan.
Bagi Lapas Lamongan, Grand Opening Pasla Mart bukanlah garis akhir. Justru, peresmian tersebut menjadi awal dari tanggung jawab baru untuk memastikan unit usaha tersebut dapat berkembang secara profesional dan berkelanjutan.
Penguatan kualitas pelayanan, pengembangan ragam produk, perluasan pemasaran UMKM, serta pengelolaan koperasi secara transparan menjadi sejumlah aspek yang diharapkan terus dikembangkan seiring berjalannya Pasla Mart.
Dengan demikian, keberadaan Pasla Mart diharapkan tidak hanya menghasilkan aktivitas ekonomi, tetapi juga menciptakan manfaat yang lebih luas bagi koperasi, pelaku UMKM, masyarakat, dan keluarga warga binaan.
Pasla Mart kini resmi membuka pintunya dengan membawa visi lebih besar: menjadikan koperasi semakin produktif, UMKM semakin memiliki panggung pemasaran, dan pelayanan Lapas Lamongan semakin mudah, transparan, modern, serta memberi manfaat nyata bagi masyarakat (Har).
