Grahadi Tegaskan Komando Bersama Perangi Narkoba: GIAN Jawa Timur dan Pemprov Perkuat Sinergi Lintas Sektor Demi Menyelamatkan Generasi Masa Depan

Surabaya, – Top Berita Nusantara Upaya mewujudkan Jawa Timur yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika semakin diperkuat melalui audiensi strategis antara Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Gerakan Indonesia Anti Narkotika (GIAN) Jawa Timur dengan Gubernur Jawa Timur, Dr. (H.C.) Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si., di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Rabu (1/7/2026). Pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkokoh kolaborasi antara pemerintah daerah dan organisasi kemasyarakatan dalam membangun gerakan pencegahan narkotika yang lebih terpadu, berkelanjutan, dan berorientasi pada penyelamatan generasi muda.
Audiensi dipimpin langsung oleh Ketua DPW GIAN Jawa Timur, Sumidi, S.Sos., CPP., C.CPL., didampingi Wakil Ketua Hadi Susanto, S.Sos., CPP., C.CPL. Turut hadir Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Jawa Timur Eddy Supriyanto, S.STP., Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur Prof. Dr. dr. Erwin Astha Triyono, Sp.PD-KPTI., FINASIM., M.A.R.S., serta Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Dr. Aries Agung Paewai, S.STP., M.M. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut mencerminkan keseriusan berbagai sektor dalam memperkuat koordinasi menghadapi ancaman narkotika yang berdampak pada aspek kesehatan, pendidikan, sosial, dan pembangunan sumber daya manusia.
Dalam pertemuan tersebut, DPW GIAN Jawa Timur menyampaikan komitmen untuk terus menjadi mitra strategis Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam mengembangkan berbagai program pencegahan penyalahgunaan narkotika. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan edukasi, penyuluhan, sosialisasi, kampanye publik, pembinaan keluarga, pemberdayaan masyarakat, serta pengembangan jaringan relawan anti narkoba yang mampu menjangkau berbagai lapisan masyarakat, mulai dari pelajar, mahasiswa, komunitas, hingga lingkungan kerja.
Ketua DPW GIAN Jawa Timur, Sumidi, S.Sos., CPP., C.CPL., menegaskan bahwa penyalahgunaan narkotika merupakan ancaman multidimensi yang tidak hanya merusak kesehatan individu, tetapi juga melemahkan kualitas sumber daya manusia, mengganggu ketahanan sosial, serta menghambat terwujudnya generasi Indonesia yang unggul dan berdaya saing.
Menurutnya, keberhasilan memerangi narkotika tidak dapat dibebankan kepada satu institusi semata. Diperlukan sinergi yang kuat antara pemerintah, aparat penegak hukum, lembaga pendidikan, tenaga kesehatan, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, media, dunia usaha, keluarga, dan masyarakat agar upaya pencegahan mampu memberikan dampak yang nyata dan berkelanjutan.
Wakil Ketua DPW GIAN Jawa Timur, Hadi Susanto, S.Sos., CPP., C.CPL., menambahkan bahwa investasi terbaik bagi bangsa adalah membangun karakter generasi muda sejak dini. Menurutnya, peningkatan literasi mengenai bahaya narkotika, penguatan pendidikan karakter, serta keterlibatan aktif keluarga dan masyarakat merupakan fondasi penting dalam menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.
Audiensi di Gedung Negara Grahadi juga menjadi forum strategis untuk menyelaraskan berbagai langkah pencegahan melalui koordinasi lintas sektor. Program-program yang dirancang diharapkan mampu menjangkau sekolah, perguruan tinggi, desa, kelurahan, tempat kerja, organisasi kepemudaan, hingga komunitas masyarakat sehingga tercipta gerakan kolektif yang lebih efektif dalam menekan penyalahgunaan narkotika di Jawa Timur.
Semangat “Tolak Narkoba, Selamatkan Generasi, Bersinergi Membangun Negeri” menjadi pesan utama yang menguat dalam audiensi tersebut. Seluruh peserta menegaskan bahwa penyelamatan generasi muda harus menjadi prioritas bersama melalui langkah-langkah preventif yang terencana, kolaboratif, dan berkesinambungan.
Penguatan sinergi antara DPW GIAN Jawa Timur dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur diharapkan menjadi fondasi bagi lahirnya berbagai inovasi dan program yang mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkotika sekaligus memperkuat ketahanan sosial di seluruh daerah. Komitmen bersama yang dibangun di Grahadi menjadi wujud nyata tekad untuk menghadirkan Jawa Timur Bersih Narkoba, sekaligus menciptakan generasi muda yang sehat, cerdas, berkarakter, berprestasi, dan siap menjadi penggerak utama pembangunan bangsa menuju Indonesia yang lebih maju, aman, dan berdaya saing (Har).
