Kehadiran Karutan Kelas I Surabaya di Sertijab Rutan Gresik Tegaskan Soliditas Korwil, Sinergi UPT Jadi Kunci Penguatan Layanan

GRESIK —TOP BERITA NUSANTARA Kehadiran Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Surabaya, Tristiantoro Adi Wibowo, dalam serah terima jabatan (sertijab) Kepala Rutan Kelas IIB Gresik, Senin (24/8/2026), menjadi penegasan kuat atas pentingnya soliditas dan koordinasi antarsatuan kerja pemasyarakatan di wilayah Korwil Surabaya.

Bertempat di Rutan Kelas IIB Gresik, prosesi sertijab tersebut menandai peralihan estafet kepemimpinan dari Eko Widiatmoko kepada Dhimas Isdwiyono. Pergantian tersebut disaksikan langsung Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur, Kusnali, bersama jajaran pejabat manajerial dan para Kepala UPT Pemasyarakatan Korwil Surabaya.

Kehadiran Tristiantoro dalam agenda tersebut menjadi lebih dari sekadar keikutsertaan dalam kegiatan kedinasan. Sebagai sesama pimpinan UPT, kehadirannya mencerminkan dukungan terhadap kepemimpinan baru sekaligus komitmen menjaga kesinambungan program pemasyarakatan di wilayah Jawa Timur.

Karutan Surabaya Tekankan Arti Penting Soliditas

Tristiantoro Adi Wibowo menegaskan bahwa keterlibatan seluruh unsur UPT dalam momentum sertijab merupakan bentuk dukungan nyata terhadap proses kepemimpinan baru di Rutan Gresik.

Menurutnya, kekuatan pemasyarakatan tidak hanya bertumpu pada kinerja satu UPT. Tantangan operasional yang dihadapi masing-masing satuan kerja membutuhkan komunikasi dan koordinasi yang kuat agar langkah yang ditempuh dapat berjalan lebih terpadu.

Soliditas antarkepala UPT juga membuka ruang untuk saling bertukar pengalaman, memperkuat komunikasi serta membangun solusi bersama terhadap berbagai tantangan yang muncul dalam pelaksanaan tugas.

Estafet Berpindah, Program Harus Tetap Berjalan

Pergantian pimpinan merupakan dinamika yang wajar dalam sebuah organisasi. Namun, pergantian pejabat tidak boleh mengganggu kesinambungan pelayanan maupun program kerja yang telah berjalan.

Estafet kepemimpinan dari Eko Widiatmoko kepada Dhimas Isdwiyono diharapkan menjadi momentum untuk mempertahankan berbagai capaian positif sekaligus menghadirkan peningkatan kinerja di Rutan Kelas IIB Gresik.

Baca Juga :  “346 CPNS Pemasyarakatan Jatim Resmi Diangkat, 14 Personel Rutan Surabaya Perkuat Barisan: Kakanwil Tegaskan Integritas Jadi Kunci Utama Pengamanan dan Pelayanan”

Dukungan dari jajaran UPT Korwil Surabaya menjadi bagian penting dalam menjaga kesinambungan tersebut. Dengan komunikasi yang terbangun secara baik, koordinasi dapat dilakukan secara lebih cepat dan efektif ketika menghadapi berbagai persoalan operasional.

Sinergi Antara UPT Bermuara pada Pelayanan Publik

Penguatan koordinasi antarsatuan kerja pada akhirnya bukan hanya menyangkut kepentingan internal organisasi. Dampak paling penting justru diharapkan dapat dirasakan oleh masyarakat dan warga binaan.

Pengelolaan warga binaan dapat dilakukan secara lebih profesional. Pemenuhan hak-hak tahanan dapat dikawal dengan lebih optimal. Begitu pula pelayanan kunjungan masyarakat yang diharapkan terus berjalan secara transparan, tertib dan akuntabel.

Dengan demikian, integrasi antar-UPT menjadi salah satu fondasi untuk menjaga kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan pemasyarakatan.

Kehadiran Tristiantoro Jadi Pesan Kebersamaan

Kehadiran Kepala Rutan Kelas I Surabaya dalam sertijab Rutan Gresik memperlihatkan bahwa setiap proses pergantian kepemimpinan merupakan bagian dari perjalanan bersama.

Bukan hanya Rutan Gresik yang memiliki kepentingan terhadap kesinambungan tersebut. Seluruh UPT di lingkungan Korwil Surabaya memiliki tanggung jawab yang sama untuk menjaga kualitas pelayanan dan pembinaan.

Dengan kepemimpinan baru di Rutan Gresik, sinergi antarsatuan kerja diharapkan semakin diperkuat. Program yang telah berjalan dapat dilanjutkan, sementara ruang inovasi dan peningkatan kualitas pelayanan terus dibuka.

Kehadiran Tristiantoro Adi Wibowo menjadi simbol soliditas Korwil Surabaya: ketika estafet kepemimpinan berganti, koordinasi tidak boleh terputus dan pelayanan kepada masyarakat harus tetap menjadi prioritas utama (Har).

Leave a Reply