Bukan Sekadar Monitoring, Kakanwil Ditjenpas Pastikan Layanan Rutan Gresik Bekerja Nyata dari Pintu Kunjungan hingga Blok Hunian

GRESIKTOP BERITA NUSANTARA Pengawasan terhadap kualitas pelayanan pemasyarakatan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Gresik diperkuat melalui pembinaan, monitoring, dan pengawasan (Bintorwasdal) secara langsung. Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur, Kusnali, turun meninjau sejumlah layanan dan fasilitas Rutan Gresik, Senin (24/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan pelaksanaan tugas di satuan kerja berjalan sesuai ketentuan, sekaligus memastikan warga binaan memperoleh pelayanan yang optimal.

Bintorwasdal tidak berhenti pada pemeriksaan administratif. Kusnali meninjau langsung berbagai titik pelayanan yang menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari warga binaan. Area yang diperiksa meliputi layanan kunjungan, Wartel, dapur, ruang Bimbingan Kerja (Bimker), hingga blok hunian.

Peninjauan tersebut sekaligus menjadi sarana untuk melihat secara langsung pengelolaan fasilitas dan pelaksanaan pelayanan di lapangan.

Kusnali Tegaskan: Jangan Ada Layanan yang Berjalan Setengah Hati

Dalam arahannya kepada jajaran Rutan Gresik, Kusnali menekankan pentingnya menjalankan seluruh tugas secara benar dan sesuai ketentuan.

“Pastikan seluruh pelayanan berjalan dengan baik dan benar. Laksanakan tugas sesuai ketentuan, jaga kualitas pelayanan, dan pastikan kebutuhan warga binaan terpenuhi dengan baik,” tegas Kusnali.

Arahan tersebut menjadi penekanan bahwa pelayanan pemasyarakatan harus berorientasi pada kualitas dan manfaat.

Fasilitas yang tersedia harus dikelola secara bertanggung jawab. Sementara petugas dituntut mampu memastikan kebutuhan warga binaan terpenuhi sesuai ketentuan yang berlaku.

Lima Titik Pelayanan Disisir

Peninjauan Kusnali mencakup sejumlah fasilitas penting.

Pada layanan kunjungan, perhatian diarahkan pada pelaksanaan pelayanan bagi warga binaan dan keluarga. Sementara Wartel menjadi salah satu sarana komunikasi yang turut dipantau.

Dapur Rutan juga masuk dalam peninjauan, mengingat fasilitas tersebut berkaitan langsung dengan pemenuhan kebutuhan warga binaan.

Baca Juga :  “Laboratorium Negara Dibuka: Mahasiswa USM ‘Ditempa’ Langsung oleh Sistem Bea Cukai di Surabaya”

Kemudian, Kusnali melihat ruang Bimbingan Kerja (Bimker) yang menjadi bagian dari pelaksanaan program pembinaan. Peninjauan berlanjut ke blok hunian, sehingga pengawasan mencakup aspek pelayanan sekaligus kondisi lingkungan warga binaan.

Pelayanan, Pembinaan, Keamanan Tak Boleh Berjalan Sendiri-sendiri

Dalam kesempatan tersebut, Kusnali mengingatkan jajaran Rutan Gresik untuk terus menjaga disiplin dan meningkatkan pengawasan.

Pelayanan yang optimal harus berjalan beriringan dengan pembinaan dan keamanan. Tidak boleh ada satu aspek yang berjalan sendiri sementara aspek lainnya terabaikan.

Karena itu, jajaran Rutan Gresik didorong untuk terus konsisten menjalankan tugas sesuai standar dan memperkuat pengawasan di seluruh lini.

Pengawasan Langsung untuk Memastikan Standar Dijalankan

Bintorwasdal yang dilakukan Kusnali menjadi bagian dari kontrol dan evaluasi Kanwil Ditjenpas Jawa Timur terhadap pelaksanaan tugas di tingkat satuan kerja.

Kehadiran langsung di lapangan memberikan ruang untuk melihat kondisi fasilitas dan pelayanan secara lebih nyata. Sekaligus menjadi kesempatan untuk memberikan penguatan kepada petugas agar setiap standar yang telah ditetapkan benar-benar diterapkan.

Dengan pengawasan yang dilakukan secara berkelanjutan, Rutan Gresik diharapkan mampu mempertahankan kualitas pelayanan sekaligus terus melakukan pembenahan dan peningkatan.

Sebab, keberhasilan pemasyarakatan tidak hanya ditentukan oleh lengkapnya fasilitas, tetapi juga bagaimana fasilitas tersebut dikelola dan dimanfaatkan secara tepat.

Bintorwasdal di Rutan Gresik akhirnya membawa pesan yang tegas: standar pelayanan bukan sekadar dokumen, melainkan harus terlihat dalam praktik. Dari layanan kunjungan hingga blok hunian, setiap lini harus bekerja dengan disiplin, pembinaan harus berjalan, keamanan harus terjaga, dan kebutuhan warga binaan harus dipenuhi secara optimal (Har).

Leave a Reply