Disiplin Dimulai dari Kebersihan! Rutan Kelas I Surabaya Perkuat Budaya Kerja Berintegritas untuk Wujudkan Pelayanan Pemasyarakatan yang Modern dan Dipercaya Publik

SIDOARJO, Selasa (4/8/2026)TOP BERITA NUSANTARA Penguatan reformasi birokrasi di lingkungan pemasyarakatan tidak hanya diwujudkan melalui inovasi pelayanan dan pembaruan sistem kerja, tetapi juga melalui pembentukan budaya organisasi yang bersih, disiplin, tertib, serta berorientasi pada integritas. Komitmen tersebut kembali ditegaskan oleh Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Surabaya dengan menggelar kegiatan kerja bakti yang melibatkan seluruh jajaran pegawai pada Selasa pagi (4/8/2026) sebagai bagian dari upaya membangun lingkungan kerja yang sehat, produktif, dan mendukung pelayanan publik yang berkualitas.

Sejak pagi hari, seluruh pegawai bersama-sama melaksanakan aksi bersih-bersih di berbagai area Rutan Kelas I Surabaya, mulai dari halaman, taman, saluran drainase, ruang pelayanan, area administrasi, hingga fasilitas penunjang lainnya. Kegiatan yang dilaksanakan dengan semangat gotong royong tersebut menjadi wujud nyata kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekaligus penguatan budaya kerja yang profesional dan bertanggung jawab.

Bagi Rutan Kelas I Surabaya, kebersihan bukan sekadar menjaga kerapian lingkungan, melainkan bagian dari budaya organisasi yang mencerminkan kedisiplinan, etos kerja, tanggung jawab, serta komitmen aparatur dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Lingkungan kerja yang bersih dan tertata diyakini mampu menciptakan suasana kerja yang lebih nyaman, meningkatkan produktivitas pegawai, serta menghadirkan pengalaman pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat, keluarga warga binaan, maupun para pemangku kepentingan.

Kepala Rutan Kelas I Surabaya, Tristiantoro Adi Wibowo, menegaskan bahwa menjaga kebersihan merupakan tanggung jawab seluruh jajaran dan harus menjadi budaya yang terus dipelihara dalam kehidupan organisasi.

«”Kebersihan adalah tanggung jawab bersama. Melalui kegiatan ini kami ingin menanamkan nilai kebersamaan, kedisiplinan, serta kepedulian seluruh pegawai terhadap lingkungan kerja. Lingkungan yang bersih akan mencerminkan kualitas pelayanan dan profesionalisme institusi,” ujar Tristiantoro Adi Wibowo.»

Baca Juga :  MAKI Jatim Mantapkan Persiapan Aksi Akbar Hakordia 2025, Trailer 40 Feet Disulap Jadi Panggung Perlawanan Antikorupsi

Ia menjelaskan bahwa kegiatan kerja bakti merupakan implementasi dari komitmen Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam memperkuat reformasi birokrasi melalui peningkatan kualitas pelayanan publik, pembangunan budaya organisasi yang positif, penguatan integritas aparatur, serta penerapan tata kelola pemerintahan yang transparan, efektif, dan akuntabel.

Menurut Tristiantoro, keberhasilan sebuah institusi tidak hanya ditentukan oleh sistem dan regulasi yang baik, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang menjunjung tinggi etika kerja, disiplin, rasa tanggung jawab, serta kepedulian terhadap lingkungan. Oleh karena itu, kegiatan gotong royong menjadi sarana membangun karakter aparatur sekaligus memperkuat rasa memiliki terhadap institusi.

Selain memberikan manfaat terhadap kebersihan lingkungan, kegiatan tersebut juga menjadi momentum mempererat hubungan antarsesama pegawai, memperkuat komunikasi dan koordinasi internal, serta membangun budaya kolaboratif yang menjadi modal penting dalam meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas pemasyarakatan.

Rutan Kelas I Surabaya memastikan bahwa budaya menjaga kebersihan akan terus dijadikan program rutin dan berkelanjutan sebagai bagian dari pembinaan disiplin, penguatan etos kerja, serta pemeliharaan sarana dan prasarana agar selalu berada dalam kondisi optimal untuk mendukung pelayanan yang cepat, ramah, profesional, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.

Komitmen tersebut juga sejalan dengan upaya pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) melalui peningkatan akuntabilitas kinerja, penguatan integritas aparatur, serta optimalisasi kualitas pelayanan publik yang transparan, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Dengan terus menanamkan budaya gotong royong, menjaga kebersihan lingkungan kerja, dan memperkuat nilai-nilai integritas, Rutan Kelas I Surabaya optimistis mampu menghadirkan layanan pemasyarakatan yang semakin modern, humanis, profesional, transparan, dan terpercaya. Langkah tersebut menjadi bagian dari kontribusi nyata dalam mendukung reformasi birokrasi nasional sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemasyarakatan sebagai penyelenggara pelayanan publik yang berintegritas dan berorientasi pada kepentingan masyarakat (Har).

Leave a Reply