“Apresiasi di Garda Terdepan: Ditjenpas Jatim Kukuhkan Empat Petugas Berprestasi dalam Penggagalan Penyelundupan Narkoba”

SidoarjoTop Berita Nusantara Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Timur kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat integritas dan menjaga keamanan lingkungan pemasyarakatan melalui pemberian penghargaan kepada empat pegawai berprestasi. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Kanwil Ditjenpas Jawa Timur, Kusnali dalam apel pagi di kantor wilayah, Kamis (2/7), sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan mereka menggagalkan upaya penyelundupan narkoba ke dalam lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan.

Empat pegawai penerima penghargaan terdiri dari satu petugas Lapas Kelas I Surabaya dan tiga petugas Rutan Kelas I Surabaya. Mereka dinilai menunjukkan tingkat kewaspadaan tinggi, ketelitian dalam bertugas, serta profesionalisme yang konsisten sehingga berhasil mencegah masuknya narkotika ke dalam lingkungan pemasyarakatan di Jawa Timur.

Dalam sambutannya, Kusnani menegaskan bahwa keberhasilan tersebut merupakan bukti nyata keseriusan jajaran Ditjenpas Jawa Timur dalam menutup seluruh celah peredaran narkoba di dalam lapas maupun rutan. Ia menyebut capaian ini lahir dari kedisiplinan petugas yang secara konsisten menjalankan tugas berdasarkan standar operasional prosedur (SOP) serta berlandaskan integritas yang kuat.

“Tidak ada toleransi terhadap barang terlarang di dalam lapas dan rutan. Keberhasilan penggagalan ini menunjukkan bahwa petugas kita bekerja dengan baik dan memiliki komitmen yang sama dalam menjaga marwah pemasyarakatan. Prestasi ini harus menjadi penyemangat bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan integritas dalam setiap pelaksanaan tugas,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa penguatan keamanan tidak semata-mata bergantung pada perangkat pengawasan seperti kamera CCTV, melainkan terutama ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia yang menjalankan fungsi pengawasan secara langsung di lapangan.

“CCTV tidak bisa melarang atau menghentikan seseorang melakukan pelanggaran. Yang mampu mencegah pelanggaran adalah integritas, kedisiplinan, dan kepatuhan setiap petugas terhadap aturan. Karena itu, bangun budaya kerja yang berintegritas dan jangan pernah lengah dalam menjalankan tugas,” ujarnya.

Baca Juga :  Transformasi Digital Pasuruan: Wamen Ossy Dermawan Targetkan Validasi Total dan Pembersihan Data KW 4-6

Mengakhiri arahannya, Kusnali mengajak seluruh jajaran Ditjenpas Jawa Timur untuk terus memperkuat disiplin, meningkatkan konsistensi pengawasan, serta memastikan setiap tugas dilaksanakan sesuai SOP. Ia menegaskan bahwa pemberantasan narkoba dan barang terlarang harus menjadi komitmen berkelanjutan yang diwujudkan melalui kerja nyata demi menjaga keamanan, ketertiban, serta integritas seluruh lapas dan rutan di Jawa Timur (Har).

Leave a Reply