“Cetak Nahkoda Masa Depan: Gubernur Jatim–Kadisdik Jatim Kunci Masa Depan Ekonomi Maritim dari Mimbar Akademik Hang Tuah”

Surabaya —Top Berita Nusantara Arah baru pembangunan ekonomi berbasis kemaritiman ditegaskan dari ruang akademik dalam peringatan Dies Natalis ke-39 Universitas Hang Tuah, Rabu (6/5/2026). Melalui forum Guest Lecture bertema “Penguatan SDM Maritim Unggul untuk Mendorong Jawa Timur sebagai Gerbang Baru Ekonomi Maritim Nasional”, kolaborasi antara pendidikan dan sektor strategis kembali dipertegas sebagai fondasi masa depan.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, hadir mendampingi Gubernur Jawa Timur,Khofifah Indar Parawansa dalam agenda tersebut. Kehadiran keduanya mencerminkan keseriusan pemerintah daerah dalam memastikan dunia pendidikan mampu menjawab kebutuhan riil industri maritim yang terus berkembang.
Dalam paparannya, Khofifah menegaskan bahwa Jawa Timur memiliki posisi strategis untuk menjadi gerbang baru ekonomi maritim nasional. Namun, menurutnya, keunggulan geografis saja tidak cukup tanpa didukung oleh kualitas SDM yang unggul, adaptif, dan kompetitif di tingkat global.
“Potensi besar ini harus diimbangi dengan kesiapan SDM. Kita butuh generasi yang tidak hanya paham teori, tetapi juga mampu berinovasi dan beradaptasi dengan dinamika global,” tegasnya.
Senada dengan itu, Aries Agung Paewai menekankan bahwa transformasi pendidikan menjadi kunci utama. Ia mendorong penguatan kurikulum berbasis kebutuhan industri serta peningkatan kolaborasi antara institusi pendidikan dan dunia usaha.
“Pendidikan tidak boleh berjalan sendiri. Harus ada konektivitas dengan dunia industri agar lulusan benar-benar siap kerja dan mampu bersaing,” ujarnya.
Forum Guest Lecture ini juga menjadi wadah strategis bagi akademisi, pemerintah, dan praktisi untuk merumuskan langkah konkret dalam membangun ekosistem pendidikan maritim yang kuat. Pendekatan kolaboratif dinilai menjadi jalan efektif untuk mempercepat realisasi visi Jawa Timur sebagai pusat ekonomi kelautan.
Kegiatan ini sekaligus memperkuat posisi Surabaya sebagai salah satu pusat pengembangan pendidikan maritim di Indonesia. Dengan dukungan perguruan tinggi seperti Universitas Hang Tuah, diharapkan lahir inovasi serta SDM unggul yang mampu menggerakkan sektor ekonomi berbasis laut.
Lebih dari sekadar seremoni, Dies Natalis ke-39 ini menjadi momentum reflektif sekaligus akseleratif. Peran kampus ditegaskan tidak hanya sebagai lembaga pendidikan, tetapi juga sebagai motor penggerak perubahan dan pembangunan nasional.
Di tengah persaingan global yang semakin ketat, penguatan SDM maritim menjadi kunci strategis. Kolaborasi yang terbangun antara pemerintah dan dunia pendidikan diharapkan mampu menciptakan ekosistem yang relevan, berkelanjutan, dan berdampak nyata bagi masa depan ekonomi maritim Indonesia (Red).
