“Hardiknas di Pelabuhan Surabaya: TPS Jadikan Dermaga Kelas Nyata Akuntansi Modern untuk Mahasiswa UNISBA”

SurabayaTop Berita Nusantara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) dimanfaatkan PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) sebagai momentum penguatan kontribusi di bidang pendidikan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Komitmen tersebut diwujudkan dalam kegiatan sharing session bersama 72 mahasiswa Jurusan Akuntansi Universitas Islam Bandung (UNISBA) yang berlangsung pada Senin, 4 Mei 2026, di kantor TPS, Jalan Tanjung Mutiara 1, Surabaya.

Kegiatan ini menjadi bagian dari pilar pendidikan TJSL TPS yang berfokus pada penguatan kapasitas sumber daya manusia, khususnya generasi muda yang dipersiapkan untuk memasuki dunia industri. Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh teori, tetapi juga gambaran nyata bagaimana sistem pengelolaan terminal petikemas berjalan dalam perspektif akuntansi modern dan terintegrasi.

Sekretaris Perusahaan TPS, Erika A. Palupi, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk konsistensi perusahaan dalam menjembatani dunia akademik dengan kebutuhan industri.

Ia menjelaskan bahwa perkembangan ilmu akuntansi saat ini telah melampaui fungsi tradisionalnya. “Akuntansi tidak lagi hanya soal pencatatan angka, tetapi juga mencakup pengukuran dampak sosial melalui Social Return on Investment serta pelaporan keberlanjutan melalui sustainability report,” ungkapnya.

Dalam sesi utama, TPS memaparkan bagaimana akuntansi berperan vital dalam menjaga transparansi, akuntabilitas, serta mendukung penerapan prinsip Environmental, Social and Governance (ESG) dalam operasional terminal petikemas. Pendekatan ini menjadi standar penting dalam tata kelola perusahaan modern, terutama di sektor logistik dan kepelabuhanan yang memiliki kompleksitas tinggi.

Paparan tersebut memberikan perspektif baru bagi mahasiswa bahwa profesi akuntan memiliki peran strategis dalam proses pengambilan keputusan manajerial, tidak hanya sebagai pencatat transaksi, tetapi juga sebagai bagian penting dalam strategi bisnis berbasis keberlanjutan.

Kegiatan berlangsung semakin interaktif saat sesi diskusi dibuka. Para mahasiswa aktif menggali informasi terkait tantangan dunia kerja, peluang karier, hingga perkembangan profesi akuntansi di era industri berkelanjutan. Dialog dua arah ini menciptakan suasana pembelajaran yang dinamis dan relevan dengan kebutuhan dunia profesional.

Baca Juga :  MAKI Jatim Siap Laporkan Dugaan Masif Pelanggaran pada Program Revitalisasi Sekolah Sidoarjo

TPS menilai bahwa sinergi antara dunia industri dan perguruan tinggi merupakan langkah strategis dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap menghadapi tantangan nyata di lapangan. Melalui program TJSL yang berkesinambungan, TPS berkomitmen untuk terus membuka ruang pembelajaran berbasis praktik bagi mahasiswa.

Dengan kegiatan ini, TPS berharap tercipta penguatan sinergi antara sektor industri dan pendidikan, sekaligus berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan nasional. Lebih jauh, pengalaman langsung di lingkungan industri diharapkan menjadi bekal penting bagi mahasiswa untuk tumbuh sebagai profesional muda yang adaptif, kompeten, dan berorientasi pada keberlanjutan (Har).

Leave a Reply