Alarm Bahaya dari Mojokerto: GIAN Jatim Kobarkan Perlawanan Total Demi Memutus Rantai Narkoba di Kalangan Generasi Muda

MOJOKERTO, JAWA TIMUR –TOP BERITA NUSANTARA Minggu (3/5), gelombang perlawanan terhadap penyalahgunaan narkotika kembali digaungkan secara masif oleh Dewan Pengurus Wilayah Gerakan Indonesia Anti Narkotika (DPW GIAN) Jawa Timur. Dari Mojokerto, seruan tegas ini menjadi simbol meningkatnya kewaspadaan terhadap ancaman narkoba yang terus membayangi masa depan generasi muda Indonesia.
Dalam kegiatan yang sarat pesan moral dan kepedulian sosial ini, GIAN Jatim menegaskan bahwa persoalan narkoba bukan sekadar isu hukum, melainkan krisis multidimensi yang menyentuh aspek pendidikan, kesehatan, hingga ketahanan sosial bangsa. Oleh karena itu, upaya penanggulangan tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.
Mengangkat semangat “Stop Narkoba, Selamatkan Generasi, Bangun Negeri,” GIAN Jatim menyerukan pentingnya gerakan kolektif yang dimulai dari lingkup terkecil, yakni keluarga. Edukasi dini, pengawasan, serta pembentukan karakter dinilai menjadi benteng utama dalam melindungi generasi muda dari jeratan narkotika.
Ketua DPW GIAN Jawa Timur, Sumidi, S.Sos, CPP, C.CPL, dalam pernyataannya menegaskan bahwa generasi muda merupakan pilar utama masa depan bangsa yang tidak boleh dikorbankan oleh bahaya narkoba. Ia menyoroti bahwa dampak narkotika tidak hanya merusak kesehatan individu, tetapi juga memicu disintegrasi sosial dan melemahkan daya saing bangsa.
“Ini bukan hanya tentang hari ini, tetapi tentang masa depan Indonesia. Jika generasi mudanya hancur, maka masa depan bangsa juga terancam. Karena itu, kita harus bergerak bersama, tanpa kompromi terhadap narkoba,” ujarnya dengan tegas.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh masyarakat untuk tidak bersikap apatis. Menurutnya, keberanian untuk peduli dan bertindak merupakan kunci utama dalam memutus mata rantai peredaran narkoba. Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara masyarakat, lembaga pendidikan, organisasi sosial, dan pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari narkotika.
GIAN Jatim juga terus mendorong lahirnya generasi muda yang tidak hanya bebas narkoba, tetapi juga unggul dalam prestasi, sehat secara fisik dan mental, serta memiliki daya saing tinggi. Hal ini sejalan dengan visi besar menciptakan Indonesia yang bersinar—bersih dari narkoba, sehat, dan produktif.
Dengan mengusung semangat “Bersama Kita Bisa” dan “Bersatu Kita Hebat,” gerakan ini menjadi pengingat kuat bahwa kekuatan kolektif masyarakat adalah benteng paling efektif dalam menghadapi ancaman narkotika yang semakin kompleks.
Aksi di Mojokerto ini sekaligus menegaskan posisi GIAN Jawa Timur sebagai motor penggerak dalam kampanye edukasi dan aksi nyata pemberantasan narkoba. Dengan nilai “Peduli, Berani, Bertindak,” GIAN Jatim terus menunjukkan dedikasinya dalam mengawal masa depan generasi bangsa.
Di akhir kegiatan, pesan yang disampaikan tetap menggema: “Say No to Drugs. Bersama bergerak, bersama selamatkan generasi.” Sebuah seruan yang tidak hanya menjadi slogan, tetapi komitmen bersama untuk menjaga Indonesia tetap berdiri kuat, bersih dari narkoba (Smd).
