“Lonjakan Karier 21 Pegawai Rutan Gresik: Simbol Apresiasi Negara dan Tekad Perkuat Integritas Aparatur Pemasyarakatan”

Gresik –Top Berita Nusantara Upaya memperkuat profesionalisme dan kualitas aparatur pemasyarakatan kembali ditunjukkan oleh Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Gresik melalui prosesi penyematan tanda kenaikan pangkat bagi 21 pegawai, Rabu (15/4). Kegiatan yang digelar secara khidmat di lapangan rutan ini menjadi bukti nyata apresiasi institusi terhadap dedikasi pegawai sekaligus dorongan untuk meningkatkan kinerja dan integritas.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Gresik, Eko Widiatmoko, serta dihadiri oleh jajaran pejabat struktural, seluruh pegawai, dan peserta magang. Prosesi berlangsung penuh makna, mencerminkan penghormatan atas loyalitas dan pengabdian para petugas dalam menjalankan tugas pemasyarakatan.

Sebanyak 21 pegawai mendapatkan kenaikan pangkat pada periode ini. Rinciannya, 17 pegawai naik dari Pengatur Muda Tingkat I (II/b) menjadi Pengatur (II/c), 3 pegawai dari Penata Muda Tingkat I (III/b) menjadi Penata (III/c), serta 1 pegawai dari Penata Muda (III/a) menjadi Penata Muda Tingkat I (III/b). Kenaikan ini tidak hanya bersifat administratif, melainkan juga mencerminkan peningkatan kapasitas, kompetensi, serta kualitas sumber daya manusia.

Dalam amanatnya, Eko Widiatmoko menegaskan bahwa kenaikan pangkat adalah bentuk kepercayaan negara yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab. Ia menekankan bahwa setiap capaian harus diiringi dengan komitmen untuk terus meningkatkan integritas dan profesionalisme.

“Kenaikan pangkat adalah bentuk penghargaan atas kerja keras, dedikasi, dan loyalitas yang telah saudara tunjukkan. Namun di balik itu, terdapat tanggung jawab yang lebih besar. Jadikan momentum ini sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kualitas diri, menjaga integritas, serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dan warga binaan,” tegasnya.

Lebih jauh, kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam mendorong reformasi birokrasi, khususnya dalam menciptakan aparatur yang profesional, akuntabel, dan berintegritas tinggi.

Baca Juga :  Penguatan Kinerja di Bapas Bojonegoro, Kakanwil Ditjenpas Jatim Tekankan Kebanggaan Profesi Pembimbing Kemasyarakatan

Dengan adanya kenaikan pangkat ini, seluruh jajaran di Gresik diharapkan semakin terpacu untuk meningkatkan kualitas kinerja, memperkuat pelayanan publik, serta menghadirkan sistem pemasyarakatan yang lebih humanis dan berorientasi pada pembinaan.

Rutan Gresik pun menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi dan membangun budaya kerja yang menjunjung tinggi integritas. Langkah ini menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pelayanan pemasyarakatan yang berkualitas, transparan, dan semakin dipercaya oleh masyarakat luas (Har).

Leave a Reply