ISMAJAYA : “REFLEKSI 36 TAHUN MAPALA SANTIGI, MENJAGA HARMONI MEMPERKUAT SOLIDARITAS”


Buol Sulteng, Topberitanusantara.com – Terkait dengan HUT Ke 36 Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Santigi Fisip Untad tepat pada tanggal 06 April 2026 adalah merupakan tahun bukanlah perjalanan yang singkat, yang mana Mapala Santigi telah menapaki jejak panjang dalam mengarungi dinamika organisasi, alam, dan kehidupan. Ungkap Ismajaya, S. Sos saat mengambil bagian dalam merayakan Dies Natalis bersama anggota Mapala Santigi yang ada di Kabupaten Buol, pelaksanaan acara yang cukup.sederhana tersebut bertempat di salah satu cafe di Buol pada 06/04/2026.
Menurut Ismajaya, yang juga salah satu anggota yang memiliki NRA. 099.07.MPLS-FU.97 mengatakan bahwa Mapala Santigi dari generasi ke generasi adalah semangat yang diwariskan bukan hanya tentang keberanian menjelajah, tetapi juga tentang nilai-nilai kebersamaan, kepedulian, dan tanggung jawab, ” Olehnya kita semua yang pernah menapaki Diksar pada lembaga itu tentunya dalam setiap langkah petualangan, kita belajar bahwa harmoni bukan sekadar kata, ia adalah keseimbangan antara manusia dan alam, antara individu dan tim, serta antara idealisme dan realitas, terangnya.

Selain itu bahwa harmoni menuntut semua anggota untuk saling memahami, saling menghargai, dan tetap menjaga etika dalam setiap tindakan, namun tentunya harmoni itu tidak akan berarti tanpa solidaritas. Solidaritas adalah kekuatan yang menyatukan kita dalam perbedaan, yang membuat kita tetap berdiri teguh dalam tantangan, dan yang menjaga api semangat organisasi tetap menyala, “di tengah berbagai perubahan zaman, solidaritas menjadi fondasi utama agar Mapala Santigi tetap relevan, kuat, dan berdaya, olehnya goresan ini mengajak kita semua untuk kembali melihat, apakah kita masih berjalan dalam semangat kebersamaan ?, apakah kita masih menjaga nilai-nilai yang dulu diperjuangkan ?, dan apakah kita sudah cukup berkontribusi untuk keberlanjutan organisasi ini ? Katanya
Ismajaya menekankan kepada semua anggota bahwa kedepan, tantangan akan semakin kompleks. Alam yang kita jaga semakin rentan, dan dinamika organisasi semakin beragam. Oleh karena itu, menjaga harmoni dan memperkuat solidaritas bukan lagi pilihan, melainkan keharusan, “harapan saya, lembaga yang di usia ke-36 ini, mari kita perkuat kembali komitmen *ke-SANTIGI-an* yang tidak hanya berani, tetapi juga bijaksana. Menjaga hubungan yang sehat antar anggota dengan komunikasi yang terbuka dan saling menghargai. Menguatkan solidaritas sebagai identitas utama kita. Terus berkontribusi bagi lingkungan, masyarakat, dan organisasi.”tegasnya
Perlu diketahui bahwa Mapala Santigi Fisip Untad bukan hanya tentang perjalanan di alam bebas, tetapi tentang perjalanan membangun karakter, menjaga nilai, dan merawat kebersamaan.

*Selamat Ulang Tahun*
*Mapala Santigi Ke – 36 Tahun*
*Tetap Harmonis, Tetap Solid, dan Tetap Mengabdi.* (AdynkMplsfuX)
