Momen Ramadan di Lapas Tuban: Kakanwil Ditjenpas Jatim Soroti Peran SDM dan Kualitas Pembinaan sebagai Kunci Keberhasilan

Tuban,Top Berita Nusantara Bulan suci Ramadan tidak hanya menjadi waktu untuk meningkatkan ibadah, tetapi juga momen istimewa untuk mempererat silaturahmi dan memastikan pelayanan publik berjalan optimal. Hal ini dibuktikan oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Timur, Kadiyono, yang melakukan kunjungan kerja resmi ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tuban pada Rabu (12/3). Kunjungan ini merupakan bagian dari agenda Safari Ramadan yang dirancang khusus untuk meninjau langsung kondisi pelayanan, fasilitas, serta program pembinaan bagi warga binaan pemasyarakatan di wilayah tersebut.

Tujuan utama dari kunjungan ini tidak hanya terbatas pada silaturahmi, tetapi juga untuk memastikan bahwa seluruh proses pemasyarakatan di lingkungan Lapas Tuban berjalan sesuai dengan standar pelayanan yang telah ditetapkan. Hal ini mencakup pemenuhan kebutuhan dasar warga binaan selama menjalani masa pembinaan, sehingga hak-hak mereka terjamin dan proses pemasyarakatan dapat berjalan secara efektif dan berkeadilan.

Dalam kunjungannya, Kadiyono memulai peninjauan dengan menyambangi area dapur Lapas Tuban. Ia memeriksa secara detail berbagai aspek operasional dapur, mulai dari kebersihan ruangan, proses pengolahan makanan, hingga standar higienitas yang diterapkan dalam penyajian makanan bagi warga binaan. Bagi Kadiyono, dapur merupakan salah satu fasilitas vital yang berkaitan langsung dengan kesehatan warga binaan. Oleh karena itu, proses pengolahan makanan harus dilakukan dengan memperhatikan standar kebersihan yang ketat agar makanan yang disajikan tidak hanya layak konsumsi, tetapi juga mampu mendukung kondisi kesehatan para warga binaan.

“Kita ingin memastikan bahwa seluruh proses pengolahan makanan berjalan sesuai standar kebersihan dan kesehatan. Makanan yang diberikan kepada warga binaan harus benar-benar layak konsumsi serta memenuhi kebutuhan gizi mereka,” ujar Kadiyono saat melakukan peninjauan di area dapur.

Baca Juga :  Evaluasi Sistem Pemasyarakatan Jawa Timur Dilakukan, Kepala Rutan Surabaya Ikut Serta dalam Kunjungan Kerja DPR RI

Setelah meninjau dapur, kegiatan dilanjutkan dengan pemantauan ke area kamar hunian warga binaan. Dalam kesempatan tersebut, Kakanwil melihat secara langsung kondisi blok hunian serta berinteraksi akrab dengan jajaran petugas pemasyarakatan yang bertugas menjaga ketertiban di lingkungan lapas. Kadiyono memberikan apresiasi yang tinggi kepada jajaran Lapas Tuban yang dinilai mampu menjaga kondisi hunian tetap bersih, rapi, dan tertata dengan baik. Menurutnya, lingkungan hunian yang bersih dan tertib sangat penting untuk menciptakan suasana pembinaan yang sehat dan nyaman bagi warga binaan.

Ia menegaskan bahwa kebersihan dan kerapian blok hunian tidak hanya mencerminkan kedisiplinan dan kinerja petugas, tetapi juga menjadi faktor krusial dalam menjaga kesehatan serta kenyamanan warga binaan selama menjalani masa pidana. Lingkungan yang baik diharapkan dapat mendukung proses perubahan dan pembinaan karakter yang positif bagi para warga binaan, sehingga mereka dapat berubah menjadi lebih baik selama menjalani masa pembinaan.

Sementara itu, Kepala Lapas Tuban, Irwanto Dwi Yhana Putra, menyampaikan bahwa pihaknya terus berupaya maksimal untuk meningkatkan kualitas pelayanan serta pembinaan bagi warga binaan. Ia menegaskan bahwa seluruh jajaran Lapas Tuban berkomitmen menjalankan tugas pemasyarakatan secara profesional dengan tetap mengedepankan prinsip pelayanan yang humanis dan berkualitas. Menurut Irwanto, berbagai upaya terus dilakukan secara berkelanjutan, mulai dari menjaga kebersihan lingkungan lapas, meningkatkan tingkat keamanan, hingga memastikan program pembinaan berjalan efektif dan bermanfaat bagi para warga binaan.

“Apresiasi yang diberikan oleh Bapak Kakanwil tentu menjadi motivasi yang besar bagi kami dan seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kinerja. Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik serta menjaga kualitas pembinaan bagi warga binaan di Lapas Tuban,” ujar Irwanto dengan penuh semangat.

Baca Juga :  Pastikan Hak Anak Terpenuhi, Kakanwil Ditjenpas Jatim Lakukan Bintorwasdal dan Tinjau Rencana Bapas di Blitar

Dalam kesempatan tersebut, Kadiyono juga memberikan arahan strategis kepada seluruh jajaran petugas pemasyarakatan di Lapas Tuban. Ia menekankan bahwa keberhasilan sebuah satuan kerja pemasyarakatan sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia (SDM) yang dimilikinya. Menurutnya, SDM merupakan faktor utama yang menentukan kuat atau lemahnya kinerja suatu institusi, termasuk dalam menjalankan tugas mulia pembinaan terhadap warga binaan.

“Kekuatan sebuah satuan kerja pemasyarakatan terletak pada sumber daya manusianya. Baik tidaknya kinerja sebuah institusi sangat ditentukan oleh kualitas SDM yang dimiliki. Saya mengapresiasi kualitas SDM di Lapas Tuban yang telah menunjukkan kinerja baik serta komitmen tinggi dalam menjalankan tugas,” tegas Kadiyono.

Ia juga berharap seluruh petugas pemasyarakatan dapat terus meningkatkan profesionalisme, integritas, serta semangat pengabdian dalam menjalankan tugas sebagai bagian dari sistem pembinaan warga binaan. Kualitas SDM yang unggul akan menjadi pondasi kuat bagi terwujudnya pelayanan pemasyarakatan yang prima dan berkeadilan, sehingga tujuan pemasyarakatan untuk mengembalikan warga binaan menjadi anggota masyarakat yang baik dan berguna dapat tercapai.

Rangkaian kegiatan Safari Ramadan tersebut kemudian ditutup dengan peninjauan ke area peternakan ayam yang dikelola oleh warga binaan Lapas Tuban. Program peternakan tersebut merupakan salah satu bentuk pembinaan kemandirian yang diberikan kepada warga binaan sebagai bekal keterampilan yang berharga setelah mereka menyelesaikan masa pidana. Melalui program tersebut, warga binaan tidak hanya mendapatkan pengalaman kerja yang nyata, tetapi juga dibekali keterampilan praktis yang diharapkan dapat membantu mereka beradaptasi kembali di tengah masyarakat dan membuka peluang usaha mandiri.

Program pembinaan kemandirian ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap program akselerasi yang dicanangkan oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam meningkatkan produktivitas serta kualitas keterampilan warga binaan selama menjalani masa pembinaan. Dengan adanya program-program pembinaan yang variatif dan bermanfaat seperti ini, diharapkan warga binaan dapat memiliki bekal keterampilan yang mumpuni sehingga mampu menjalani kehidupan yang lebih baik dan mandiri setelah kembali ke masyarakat.

Baca Juga :  Kanwil Ditjenpas Jatim Gelar Safari Ramadan di Lapas Kediri, Santuni Anak Yatim dan Perkuat Sinergi

Kunjungan Safari Ramadan Kakanwil Ditjenpas Jawa Timur di Lapas Tuban tersebut berlangsung dengan lancar dan penuh kehangatan. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum yang berharga untuk memperkuat komitmen bersama dalam terus meningkatkan kualitas pelayanan pemasyarakatan di wilayah Jawa Timur, demi terwujudnya tujuan pemasyarakatan yang sebenarnya: mengembalikan warga binaan menjadi anggota masyarakat yang baik dan berguna(Har)

Leave a Reply