Sorotan Publik ke Sabung Ayam Kepung, Ujian Serius Penegakan Hukum

Kediri || Top Berita Nusantara –

Aktivitas sabung ayam di kawasan Sumber Pancur, Desa Kepung, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri, bukan lagi sekadar isu pinggiran. Ia menjelma menjadi potret buram yang menampar wajah penegakan hukum di daerah tersebut.

Gambar peta yang diduga sebagai tempat berlangsungnya sabung ayam

Di balik rimbun pepohonan dan suasana desa yang semestinya tenang, arena sabung ayam justru disebut-sebut berdiri gagah seolah tanpa rasa takut. Setiap kali digelar, kerumunan memadati lokasi sejak pagi.

Deretan sepeda motor dan mobil dari berbagai daerah memenuhi sisi jalan. Sorak-sorai pecah, uang berpindah tangan cepat, dan taruhan disebut berlangsung terang-terangan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kegiatan terakhir berlangsung pada Minggu, 1 Maret 2026, mulai pukul 09.00 WIB. Arena yang disinyalir dikelola oleh oknum berinisial Uki dan Kholil itu diduga beroperasi dengan pola yang rapi dan terstruktur.

Kalangan dibuat permanen, penjagaan disebut ada di beberapa titik, dan transaksi taruhan berjalan tanpa rasa canggung.

Warga sekitar mengaku resah. Mereka menyebut aktivitas tersebut seperti menjadi agenda rutin yang sulit disentuh.

“Kami seperti hidup berdampingan dengan praktik yang jelas-jelas melanggar hukum. Setiap ada keramaian, kami tahu itu pasti sabung ayam,” ujar seorang warga yang meminta namanya dirahasiakan.

Bukan hanya soal perjudian, tetapi juga dampak sosial yang mengikutinya. Kerumunan besar, potensi gesekan antarpenjudi, hingga kekhawatiran masuknya minuman keras dan praktik ilegal lain menjadi momok tersendiri. Lingkungan yang dulu tenang kini disebut berubah setiap kali arena dibuka.

Secara hukum, perjudian jelas melanggar Pasal 303 KUHP. Namun di lapangan, praktik tersebut dinilai seolah berjalan tanpa hambatan berarti. Sorotan pun mengarah pada aparat penegak hukum di wilayah Kabupaten Kediri. Publik mempertanyakan sejauh mana komitmen pemberantasan penyakit masyarakat benar-benar ditegakkan.

Baca Juga :  Rakyat Sanggrahan Menjerit: “tradisi” Kepala Desa Yang Menjadi Jerat Pungli — Program Prona Berubah Jadi Ladang Perasan Rakyat

Desakan kini menguat agar Polres Kediri turun langsung melakukan penertiban dan penyelidikan menyeluruh. Warga berharap langkah konkret, bukan sekadar imbauan.

Sumber Pancur kini berada dalam sorotan. Jika dugaan ini benar adanya dan dibiarkan berlarut, maka yang dipertaruhkan bukan hanya uang di atas arena, tetapi juga wibawa hukum serta rasa aman masyarakat. Di tengah desakan publik yang semakin keras, semua mata kini tertuju pada tindakan nyata aparat—apakah akan ada gebrakan tegas, atau praktik ini terus berlangsung seolah tak tersentuh.

Leave a Reply