Butuh Perhatian Pemda Buol, Memprihatinkan, Akses Jalan Menuju Desa Suraya Rusak Parah

Buol Sulteng, Tarunanews.com – Kondisi jalan penghubung Desa Momunu menuju Desa Suraya di Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, kini berada dalam kondisi yang sangat memprihatinkan setelah mengalami kerusakan parah dalam waktu yang sudah cukup lama. Seperti yang diungkapkan langsung oleh warga Desa Suraya, yang enggan disebutkan namanya. Kepada media ini baru-baru ini. Jalan yang dulunya memiliki permukaan aspal yang layak digunakan kini telah berubah menjadi jalan yang penuh dengan lubang besar yang bahkan disebut-sebut mirip dengan kubungan kerbau (lubang bekas tempat genangan air yang digunakan untuk mandikan kerbau).

 

Menurut warga setempat bahwa kondisi jalan yang rusak parah tersebut tidak hanya menjadi kendala bagi aktivitas sehari-hari masyarakat, melainkan juga telah berdampak luas terhadap berbagai aspek kehidupan warga Desa Suraya dan sekitarnya. Jalan yang memiliki panjang sekitar 2 kilometer ini merupakan satu-satunya akses utama yang menghubungkan Desa Suraya dengan jalan utama Trans Sulawesi yang berada di Desa Momunu.

Selain itu, kata warga bahwa hampir setiap hari jalan tersebut dilalui oleh puluhan bahkan ratusan pengendara, baik yang memiliki kepentingan pribadi seperti urusan keluarga maupun aktivitas ekonomi yang menjadi sumber mata pencaharian sebagian besar warga. “Sudah sekian lama jalan ini dalam kondisi rusak seperti ini. Kita sebagai warga harus tetap menggunakan jalan ini setiap hari – baik untuk pergi ke pasar, mengantar anak-anak sekolah, atau membawa hasil bumi desa seperti hasil perkebunan lainnya ke pasar induk di wilayah sekitar. Namun dengan kondisi yang seperti sekarang, perjalanan yang biasanya hanya memakan waktu beberapa menit saja bisa menjadi berjam-jam tergantung kondisi cuaca,” ujarnya

Warga lain mengungkapkan dengan nada khawatir karena akses tersebut memperlambat mobilitas masyarakat, kondisi jalan yang rusak juga menjadi ancaman serius bagi keselamatan pengendara.

Baca Juga :  Lahan Hutan Lindung Warga Blangberuru di Garap Tampa Adanya Pemberitahuan

Ditambahkannya pula, bahwa tidak sedikit kasus di mana pengemudi sepeda motor maupun kendaraan roda empat mengalami kecelakaan akibat jalan yang tidak rata dan penuh dengan lubang. Bahkan pada saat cuaca hujan atau setelah hujan, permukaan bahu jalan yang rusak menjadi sangat licin, sehingga meningkatkan risiko tergelincir dan terjatuh.

Perlu diketahui bahwa rusaknya jalan tersebut tentu saja menambah beban ekonomi yang sudah cukup berat bagi sebagian keluarga. Dampak negatif tidak hanya dirasakan pada sektor transportasi dan keselamatan, melainkan juga pada perekonomian desa secara keseluruhan. Banyak pelaku usaha mikro dan kecil di Desa Suraya yang kesulitan dalam mendistribusikan produk mereka ke pasar luar karena biaya transportasi yang meningkat akibat kondisi jalan yang buruk. Selain itu, beberapa pedagang dari luar juga enggan untuk datang ke Desa Suraya untuk membeli hasil produksi lokal, karena khawatir akan kerusakan kendaraan atau keterlambatan yang terjadi akibat jalan yang tidak layak. Hal ini berpotensi membuat harga hasil pertanian dan perkebunan desa menjadi lebih rendah karena minimnya akses pasar.

Warga juga menyampaikan bahwa pihak Pemdes Suraya telah beberapa kali menyampaikan keluhan terkait kondisi jalan ini kepada pihak berwenang, baik kepihak pemerintah kecamatan maupun dinas pekerjaan umum Kabupaten Buol. Namun hingga saat ini, belum ada tindakan konkret atau rencana perbaikan yang jelas untuk mengatasi masalah jalan yang sudah sangat mengganggu aktivitas masyarakat. Keluhnya ( TN )

 

 

Leave a Reply