
MOJOKERTO, 10 Agustus 2026 —TOP BERITA NUSANTARA Komitmen Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dalam membangun hubungan yang harmonis dengan pengguna jasa kembali diwujudkan melalui kegiatan Customs Visit Customer. Kantor Wilayah DJBC Jawa Timur I bersama Kantor Bea Cukai Sidoarjo melakukan kunjungan langsung sekaligus memberikan asistensi kepada pelaku usaha industri hasil tembakau di Kabupaten Mojokerto.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk nyata upaya Bea Cukai dalam memperkuat sinergi dengan dunia usaha, sekaligus memastikan pelayanan dan asistensi kepada pengguna jasa dapat berjalan secara optimal.
Dalam agenda tersebut, Kepala Kanwil DJBC Jawa Timur I Rusman Hadi bersama Kepala Kantor Bea Cukai Sidoarjo Rudy Hery melaksanakan kunjungan langsung ke PT Rajawali Sumber Rejeki, perusahaan yang bergerak di bidang rokok atau hasil tembakau di wilayah Kabupaten Mojokerto.
Kehadiran jajaran pimpinan Bea Cukai secara langsung di lingkungan perusahaan menjadi momentum penting untuk mempererat komunikasi antara otoritas kepabeanan dan cukai dengan pelaku usaha. Melalui pertemuan tersebut, hubungan kelembagaan tidak hanya dibangun melalui komunikasi administratif, tetapi juga melalui dialog dan pemahaman terhadap kondisi pengguna jasa di lapangan.
Kegiatan Customs Visit Customer pada prinsipnya menjadi sarana bagi Bea Cukai untuk mendekatkan pelayanan kepada pengguna jasa. Asistensi secara langsung juga memberikan ruang bagi pelaku usaha untuk menyampaikan berbagai kebutuhan maupun hal-hal yang berkaitan dengan pelaksanaan ketentuan kepabeanan dan cukai.
Bagi sektor industri hasil tembakau, komunikasi yang intensif dengan Bea Cukai menjadi bagian penting dalam mendukung pemahaman dan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku. Karena itu, sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha perlu terus diperkuat melalui komunikasi yang terbuka, pelayanan yang responsif, serta pendampingan yang berkelanjutan.
Kunjungan Kepala Kanwil DJBC Jatim I Rusman Hadi dan Kepala Kantor Bea Cukai Sidoarjo Rudy Hery ke PT Rajawali Sumber Rejeki juga menunjukkan bahwa fungsi pelayanan Bea Cukai berjalan beriringan dengan fungsi pengawasan. Kehadiran langsung di lapangan memungkinkan komunikasi dilakukan secara lebih efektif sekaligus memperkuat hubungan kerja dengan pengguna jasa.
Melalui pola pendekatan tersebut, Bea Cukai Jatim I dan Bea Cukai Sidoarjo terus mendorong terciptanya hubungan yang konstruktif dengan dunia usaha. Pelayanan dan asistensi diharapkan dapat membantu pengguna jasa memahami kewajiban serta ketentuan yang harus dipenuhi dalam menjalankan kegiatan usahanya.
Customs Visit Customer pun menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem kepabeanan dan cukai yang mengedepankan profesionalitas, kepatuhan, transparansi, serta pelayanan publik yang semakin dekat dengan masyarakat dan pelaku usaha.
Kunjungan ke PT Rajawali Sumber Rejeki di Kabupaten Mojokerto tersebut menegaskan pesan bahwa sinergi tidak cukup hanya dibicarakan, tetapi perlu diwujudkan melalui kehadiran dan komunikasi langsung. Dengan terus memperkuat asistensi serta pelayanan kepada pengguna jasa, Bea Cukai Jatim I dan Bea Cukai Sidoarjo berkomitmen menjaga hubungan kemitraan yang sehat sekaligus mendukung pelaksanaan ketentuan kepabeanan dan cukai secara optimal (Har).
