“Tidak Ada Lagi Desa Pilih Kasih!” — Mas Jarot Siapkan Revolusi Transparansi dan Pembangunan Menyeluruh untuk Kletek 2026

Sidoarjo —Top Berita Nusantara Kontestasi Pilkades Desa Kletek 2026 semakin memanas, namun tetap berlangsung dalam nuansa damai dan penuh semangat perubahan. Sosok calon kepala desa nomor urut 03, Jarot Bintoro, kembali menjadi pusat perhatian masyarakat setelah memaparkan visi besar tentang transparansi pemerintahan, pembangunan merata, hingga program prioritas 100 hari kerja dalam kampanye dialogis yang digelar di Balai RW Dusun Losari, Desa Kletek, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, Rabu malam (20/5/2026).

Di hadapan ratusan warga yang memadati lokasi kampanye, Mas Jarot tampil tidak sekadar menyampaikan janji politik, tetapi membuka ruang diskusi langsung bersama masyarakat terkait berbagai persoalan desa yang selama ini menjadi keluhan warga.

Sorotan utama warga tertuju pada persoalan transparansi pemerintahan desa yang dianggap masih belum maksimal serta kekhawatiran adanya praktik pilih kasih dalam pelayanan maupun pembangunan desa.

Menjawab hal tersebut, Jarot Bintoro menegaskan komitmennya untuk membangun sistem pemerintahan yang bersih, terbuka, dan bisa diawasi bersama oleh masyarakat.

“Kalau kepala desa memiliki pola kerja yang benar dan kontrol yang ketat, maka pemerintahan akan berjalan sehat. Tidak boleh ada pilih kasih. Semua warga harus mendapatkan hak yang sama dalam pelayanan maupun pembangunan,” tegas Jarot disambut tepuk tangan warga.

Ia menjelaskan bahwa transparansi anggaran desa nantinya akan menjadi prioritas utama. Masyarakat, menurutnya, harus mengetahui arah penggunaan dana desa secara jelas agar tidak menimbulkan kecurigaan maupun kesenjangan sosial di tengah warga.

Selain transparansi, pemerataan pembangunan juga menjadi isu yang paling banyak mendapat perhatian dalam dialog terbuka tersebut. Warga berharap pembangunan tidak hanya berpusat pada wilayah tertentu, tetapi benar-benar dirasakan hingga seluruh dusun di Desa Kletek.

Baca Juga :  Bupati Buol Ajak Masyarakat Jadikan Momentum Nuzulul Qur’an Sarana Koreksi Diri

Menanggapi aspirasi itu, Mas Jarot menegaskan bahwa pembangunan desa akan dilakukan berdasarkan skala prioritas kebutuhan masyarakat di setiap wilayah.

“Kita akan membangun berdasarkan kebutuhan paling mendesak. Tidak boleh ada dusun yang tertinggal. Semua wilayah harus merasakan pembangunan yang adil dan merata,” ujarnya.

Ia menilai bahwa pembangunan yang merata menjadi kunci menjaga persatuan masyarakat desa sekaligus mempercepat peningkatan kesejahteraan warga.

Dalam kesempatan itu, warga juga menanyakan langkah konkret yang akan dilakukan pada 100 hari pertama apabila dirinya dipercaya memimpin Desa Kletek.

Jarot mengakui tantangan pembangunan ke depan cukup berat, terutama karena keterbatasan anggaran desa yang menurutnya mengalami penurunan signifikan. Namun demikian, ia optimistis pembangunan tetap bisa berjalan melalui strategi kolaborasi dan komunikasi dengan berbagai pihak.

“Kondisi anggaran memang menjadi tantangan besar. Karena itu kita harus membangun sinergi dengan pemerintah daerah, DPRD, dan semua elemen yang peduli terhadap kemajuan Desa Kletek,” ungkapnya.

Adapun program prioritas 100 hari kerja yang dipaparkan meliputi pembenahan pelayanan administrasi desa, peningkatan kebersihan lingkungan, penataan infrastruktur prioritas, penguatan keamanan lingkungan, serta pembukaan ruang aspirasi masyarakat secara terbuka dan rutin.

Tidak hanya itu, Mas Jarot juga berkomitmen mendorong keterlibatan generasi muda dalam pembangunan desa melalui program pemberdayaan pemuda dan pengembangan potensi usaha masyarakat kecil.

Kehadiran Jarot Bintoro dalam Pilkades Kletek 2026 kini dinilai membawa warna baru dalam dinamika politik desa. Sosok muda yang dikenal dekat dengan warga tersebut dianggap mampu merepresentasikan harapan masyarakat akan lahirnya pemimpin desa yang modern, terbuka, dan memiliki keberanian melakukan perubahan.

Sepanjang acara berlangsung, suasana kampanye tetap berjalan tertib, aman, dan penuh nuansa kekeluargaan. Yel-yel “Salam 3 Jari” terus menggema sebagai simbol semangat perubahan yang diusung pendukung Mas Jarot.

Baca Juga :  Acara Ruwah Desa Kemangsen: Merayakan Tradisi dan Budaya Jawa

Pilkades Desa Kletek 2026 sendiri kini menjadi perhatian masyarakat luas karena dinilai akan menentukan arah pembangunan desa ke depan. Warga berharap pemimpin terpilih nantinya benar-benar mampu membawa perubahan nyata, menjaga persatuan masyarakat, dan menciptakan pemerintahan desa yang bersih, transparan, serta berpihak kepada seluruh warga tanpa terkecuali (Red).

Leave a Reply