“Edukasi Digas, Penindakan Diperkeras: Bea Cukai Kanwil Jatim I Pimpin Serangan Terpadu Berantas Rokok Ilegal”

SURABAYA, 23 April 2026 —TOP BERITA NUSANTARA Strategi pemberantasan rokok ilegal kini dijalankan secara lebih agresif melalui kombinasi edukasi publik dan penindakan hukum yang semakin diperketat. Hal ini tercermin dalam talkshow bertema “Kerugian Kesehatan Pengguna Rokok Ilegal” yang diselenggarakan oleh Radio El Victor Surabaya 93.3 FM, sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran masyarakat terhadap bahaya laten rokok ilegal.

Diskusi menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai sektor, di antaranya Andika Merry Rustiyanto dari Satpol PP Provinsi Jawa Timur, Wahyu Ramadhan dari Bea Cukai Kanwil Jatim I, serta Kurnia Dwi Artanti dari Research Group Tobacco Control Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga. Dipandu oleh host Gilang dan Gading, talkshow ini mengupas persoalan rokok ilegal secara komprehensif dan lugas.

Para narasumber sepakat bahwa rokok ilegal merupakan ancaman serius yang berdampak ganda. Di satu sisi, produk ini merugikan negara karena tidak menyumbang penerimaan cukai. Di sisi lain, risiko kesehatan yang ditimbulkan jauh lebih tinggi karena tidak melalui proses pengawasan dan standarisasi yang ketat.

“Tanpa kontrol kualitas, kandungan zat berbahaya dalam rokok ilegal tidak bisa dipastikan. Ini sangat berisiko bagi kesehatan,” tegas dr. Kurnia dalam pemaparannya.

Dari perspektif penegakan hukum, Bea Cukai Kanwil Jatim I menegaskan bahwa langkah penindakan terus diperkuat melalui operasi terpadu seperti program “Gempur Rokok Ilegal”. Operasi ini menyasar jalur distribusi hingga ke tingkat peredaran paling bawah, dengan tujuan memutus rantai suplai secara menyeluruh.

Sinergi lintas instansi menjadi kunci utama dalam efektivitas penindakan. Keterlibatan aktif dari Satpol PP, aparat penegak hukum, serta dukungan masyarakat dinilai mampu mempercepat pengungkapan kasus dan menekan peredaran rokok ilegal di lapangan.

Baca Juga :  Polda Bali Gelar Minggu Kasih Bertempat di Hotel taman wisata jalan nangka no 98 Denpasar

“Penindakan harus didukung partisipasi masyarakat. Jika menemukan indikasi peredaran rokok ilegal, segera laporkan,” ujar Wahyu, menegaskan pentingnya peran publik.

Melalui forum ini, masyarakat tidak hanya diberikan pemahaman mengenai bahaya rokok ilegal, tetapi juga diajak untuk berperan aktif dalam pencegahan. Edukasi yang berkelanjutan diharapkan mampu membentuk kesadaran kolektif untuk menolak produk ilegal yang merugikan.

Dengan langkah terpadu antara edukasi dan penindakan yang semakin intensif, pemerintah optimistis peredaran rokok ilegal dapat ditekan secara signifikan, sekaligus menjaga kesehatan masyarakat dan mengamankan penerimaan negara dari sektor cukai (Har).

Leave a Reply