“346 CPNS Pemasyarakatan Jatim Resmi Diangkat, 14 Personel Rutan Surabaya Perkuat Barisan: Kakanwil Tegaskan Integritas Jadi Kunci Utama Pengamanan dan Pelayanan”

Sidoarjo– Top Berita Nusantara Penguatan sistem pelayanan publik dan pengamanan di lingkungan rumah tahanan terus dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan pemenuhan hak warga binaan tetap optimal sekaligus menjaga stabilitas keamanan masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pengukuhan ratusan aparatur sipil negara (ASN) baru di lingkungan pemasyarakatan Jawa Timur yang siap langsung diterjunkan ke lapangan, termasuk pada unit-unit pelayanan dan pengamanan.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Timur, Kusnali, memimpin langsung prosesi pengambilan sumpah jabatan yang digelar pada Jumat (19/6/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Rutan Kelas I Surabaya, Tristiantoro Adi Wibowo, yang secara langsung mengawal proses penguatan sumber daya manusia di jajarannya sebagai bentuk konsolidasi internal.

Pelantikan ini menjadi bagian dari pengambilan sumpah massal terhadap 346 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Jawa Timur. Momentum ini sekaligus menandai resmi bergabungnya para ASN baru ke dalam sistem kerja pemasyarakatan yang menuntut disiplin tinggi, integritas, serta kesiapsiagaan dalam menghadapi dinamika tugas di lapangan.

Untuk Rutan Kelas I Surabaya, sebanyak 14 CPNS resmi diangkat menjadi PNS. Formasi tersebut terdiri dari 12 penjaga tahanan, satu tenaga perawat, dan satu tenaga bidan yang akan langsung bertugas memperkuat sektor pengamanan serta layanan kesehatan bagi warga binaan.

Dalam arahannya, Kusnali menegaskan bahwa penguatan sumber daya manusia merupakan fondasi utama dalam menjaga keseimbangan antara fungsi pengamanan dan pelayanan publik di lembaga pemasyarakatan. Ia menekankan bahwa setiap ASN pemasyarakatan harus memiliki integritas yang kokoh, disiplin tinggi, serta kesiapan penuh dalam menjalankan tugas di lingkungan yang memiliki tingkat kerawanan dan kompleksitas tinggi.

Sementara itu, kehadiran Kepala Rutan Kelas I Surabaya, Tristiantoro Adi Wibowo, menjadi bentuk pengawalan langsung terhadap proses penguatan personel di satuan kerja yang dipimpinnya. Hal ini sekaligus memastikan bahwa para pegawai yang baru dilantik dapat segera beradaptasi dan menjalankan tugas sesuai standar profesional pemasyarakatan.

Baca Juga :  Perkuat Karakter Bhayangkara, SPN Bangsal Mojokerto Tanamkan Nilai Empati dalam Pembinaan Mental Brimob

Dengan pengukuhan ini, diharapkan sistem pemasyarakatan di Jawa Timur semakin solid, responsif, dan adaptif dalam menjawab tantangan pengamanan maupun pelayanan publik, guna mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan humanis (Har).

Leave a Reply