“Rakyat Jangan Diam!” LP3-NKRI Mojokerto Kobarkan Gerakan Nasional Lawan Korupsi dan Abuse of Power

MOJOKERTO –TOP BERITA NUSANTARA Semangat pemberantasan korupsi kembali digaungkan dari Kabupaten Mojokerto. Lembaga Pemantau Penyelenggara Pemerintahan NKRI atau LP3-NKRI Kabupaten Mojokerto menyerukan perang total terhadap segala bentuk korupsi, penyimpangan anggaran, hingga penyalahgunaan wewenang yang dinilai masih menjadi ancaman serius bagi masa depan bangsa.
Seruan tegas itu disampaikan langsung oleh Ketua LP3-NKRI Kabupaten Mojokerto, Sumidi, dalam pernyataannya pada Minggu (10/5/2026). Ia menegaskan bahwa pengawasan terhadap jalannya pemerintahan tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat penegak hukum, melainkan membutuhkan keberanian dan keterlibatan aktif seluruh lapisan masyarakat.
Menurut Sumidi, budaya takut melapor dan memilih diam justru menjadi celah yang membuat praktik korupsi terus berkembang di berbagai sektor pelayanan publik maupun pemerintahan. Karena itu, LP3-NKRI hadir untuk membangun kesadaran masyarakat agar berani mengawasi serta melaporkan setiap dugaan penyimpangan yang ditemukan.
“Tolak korupsi, wujudkan Indonesia bersih dan berprestasi. Semua elemen masyarakat harus ikut mengawasi setiap bentuk penyimpangan dan penyalahgunaan wewenang,” tegas Sumidi.
Dalam gerakan moral yang terus dikampanyekan LP3-NKRI, masyarakat tidak hanya diajak melihat persoalan, tetapi juga diminta aktif mendengar informasi dari lingkungan sekitar, memastikan kebenaran fakta di lapangan, hingga mengambil langkah nyata dengan melaporkan dugaan pelanggaran hukum kepada lembaga terkait.
LP3-NKRI menilai pengawasan publik merupakan benteng penting untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang transparan, profesional, dan bertanggung jawab. Dengan keterlibatan masyarakat, praktik penyalahgunaan jabatan diyakini dapat ditekan sedini mungkin sebelum menimbulkan kerugian yang lebih besar bagi negara maupun rakyat.
“Masyarakat jangan takut bersuara. Jika menemukan indikasi penyimpangan, laporkan. Bersama kita awasi, bersama kita lawan korupsi,” ujar Sumidi menegaskan.
Gerakan antikorupsi yang diusung LP3-NKRI juga membawa pesan moral bahwa kejujuran adalah fondasi utama kemajuan bangsa. Slogan “Jujur Hebat, Indonesia Kuat Tanpa Korupsi” digaungkan sebagai simbol perlawanan terhadap budaya koruptif yang dinilai merusak sendi kehidupan berbangsa dan bernegara.
Selain mengajak masyarakat aktif mengawasi jalannya pemerintahan, LP3-NKRI Kabupaten Mojokerto turut membuka layanan pengaduan publik guna menampung berbagai laporan terkait dugaan penyimpangan di sektor pelayanan maupun penggunaan kewenangan jabatan.
Melalui gerakan tersebut, LP3-NKRI berharap kesadaran kolektif masyarakat terhadap bahaya korupsi semakin meningkat, sekaligus memperkuat semangat bersama untuk menciptakan Indonesia yang bersih, adil, transparan, dan bermartabat(Smd).
