“Tak Terbendung di HBP ke-62: Kanwil Ditjenpas Jatim Ukir Dominasi Total, Tunjukkan Wajah Baru Pemasyarakatan Nasional”

TangerangTop Berita Nusantara Ajang Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62 menjadi panggung unjuk prestasi bagi Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur yang berhasil mencatatkan dominasi kuat dalam berbagai kategori lomba dan penghargaan. Rangkaian capaian tersebut menegaskan posisi Jawa Timur sebagai salah satu wilayah paling progresif dalam reformasi pemasyarakatan nasional.

Dalam kategori utama, Lapas Kelas IIB Tulungagung berhasil meraih predikat Juara UPT Terbaik, disusul Rutan Kelas IIB Ponorogo di posisi kedua. Sementara itu, Lapas Kelas I Surabaya turut mengukir prestasi dengan meraih Juara Ketiga kategori Klinik Terbaik, menandakan peningkatan signifikan dalam layanan kesehatan pemasyarakatan di daerah tersebut.

Tidak hanya unggul dalam aspek pelayanan teknis, sektor kreativitas dan kebersamaan juga menjadi sorotan. PIPAS Jawa Timur berhasil meraih Juara Kedua dalam lomba tumpeng terbaik, yang menjadi simbol kuat solidaritas dan kekompakan keluarga besar pemasyarakatan di Jawa Timur.

Pada kategori lomba video pendek bertema “Pemasyarakatan Perang Melawan Narkoba”, dominasi Jawa Timur semakin tak terbantahkan. Lapas Perempuan Kelas IIA Malang berhasil menyabet Juara Umum berkat kekuatan narasi edukatif yang dinilai paling komprehensif. Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan meraih Juara Pertama kategori video paling kreatif, sementara Rutan Kelas IIB Kraksaan melengkapi prestasi dengan Juara Ketiga kategori akting terbaik.

Deretan penghargaan tersebut memperkuat posisi Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur sebagai salah satu motor utama transformasi pemasyarakatan di Indonesia. Capaian ini bukan hanya sekadar kemenangan dalam kompetisi, tetapi juga refleksi nyata dari konsistensi peningkatan kualitas layanan, inovasi program, serta penguatan peran pemasyarakatan dalam pemberantasan narkoba.

Lebih jauh, dominasi ini menunjukkan bahwa pemasyarakatan di Jawa Timur telah bergerak melampaui fungsi tradisionalnya. Dengan pendekatan yang lebih kreatif, profesional, dan kolaboratif antar-Unit Pelaksana Teknis (UPT), Jawa Timur berhasil membangun citra baru pemasyarakatan yang lebih modern, adaptif, dan berorientasi pada hasil.

Baca Juga :  Seleksi Atlet Voli Ditjenpas Jatim Jadi Ajang Penguatan Soliditas Jelang Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62

Prestasi di ajang HBP ke-62 ini sekaligus menjadi bukti bahwa reformasi di lingkungan pemasyarakatan tidak berhenti pada tataran wacana, melainkan telah terimplementasi secara nyata, terukur, dan berkelanjutan di lapangan (Har).

Leave a Reply