Pondok Pesantren Gading Mangu Melaksanakan Kegiatan Santunan Anak Yatim Dan Dhuafa
Jombang – TBN | Pondok Pesantren Gading Mangu yang beralamat di Jl. Mbah Bay Prawinoto No. 147, Gading Mangu, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang menggelar kegiatan Santunan Anak Yatim dan Duafa serta Berbuka Puasa Bersama pada Rabu, 11 Maret 2026. Acara bernuansa kebersamaan ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda, Forkopincam, pimpinan organisasi Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama, perwakilan Pemerintah Desa Gading Mangu, Kapolsek, Danramil, tokoh masyarakat, serta puluhan awak media.
Pimpinan Ponpes KH. Basiya Adi Bandi diwakili oleh Wakil Pimpinan Ponpes, H. Dawud bin Haji Moh Ali. Dalam sambutannya, H. Dawud menegaskan pentingnya memberi perhatian dan santunan kepada anak yatim serta kaum duafa sebagai wujud kepedulian sosial yang bersumber dari nilai-nilai Islam. “Anak-anakku semua adalah anak yang sangat dicintai Allah. Teruslah menjadi anak yang shalih dan shalihah,” ujarnya sambil mengajak seluruh hadirin untuk tetap membimbing dan melindungi generasi muda.
H. Dawud juga menyampaikan apresiasi kepada para donatur dan semua pihak yang berkontribusi sehingga acara dapat terlaksana. “Kami menyampaikan rasa terima kasih kepada semua donatur dan seluruh pihak yang terlibat hingga terlaksananya kegiatan ini,” katanya.
Sebelum berbuka bersama, penyelenggara memberikan santunan kepada anak yatim dan warga dhuafa, momen yang menjadi inti dari kegiatan ini. Pembagian santunan berlangsung khidmat dan disambut hangat oleh penerima serta keluarga mereka.
Acara juga diisi dengan tausiyah Ramadhan oleh KH. Ilham Rohim dari Kementerian Haji dan Umrah Jombang. Dengan tema tentang berbagi, KH. Ilham mengingatkan bahwa mencintai dan menyayangi anak yatim adalah perbuatan yang sangat dicintai Allah serta bagian dari tanggung jawab sosial umat. Ia mengajak masyarakat untuk terus memperkuat kepedulian kepada anak-anak yang membutuhkan.
Hadir mewakili Pemerintah Kabupaten Jombang, Asisten I Drs. Purwanto, M.KP., menyampaikan ucapan terima kasih atas inisiatif pesantren dan semua pihak yang terlibat. “Atas nama Bupati, kami mengucapkan terima kasih. Kebersamaan seperti ini sangat penting untuk memperkokoh ikatan sosial dan nilai-nilai kemanusiaan di masyarakat,” kata Purwanto.
Suasana berbuka berlangsung hangat dengan nuansa kebersamaan antar elemen masyarakat—pimpinan pesantren, pejabat daerah, tokoh agama, aparat keamanan, serta media—yang saling berinteraksi dan berbagi cerita. Kegiatan ini tidak hanya memberikan bantuan materiil, tetapi juga penguatan moral dan spiritual bagi anak-anak yatim dan dhuafa.
Panitia menutup rangkaian acara dengan doa bersama untuk kesejahteraan anak-anak yatim, keluarga dhuafa, serta kelancaran aktivitas pondok pesantren. Para penyelenggara berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi agenda rutin sebagai wujud komitmen bersama dalam membina generasi yang saleh, berakhlak, dan peduli terhadap sesama.( Tfk )
