Gubernur Jawa Timur Serahkan Penghargaan untuk 19 Sekolah, Sukseskan Ramadan dan Torehkan Tiga Rekor MURI

SurabayaTop Berita Nusantara Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan apresiasi kepada 19 SMA dan SMK negeri maupun swasta atas kontribusi aktif mereka dalam menyukseskan rangkaian kegiatan Ramadan yang digelar di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya pada Sabtu, 21 Februari 2026. Kegiatan tersebut meliputi Buka Puasa bersama, pembagian Hadiah Kurma Raja Salman, serta pemecahan tiga Rekor MURI.

Acara yang berlangsung khidmat dan meriah itu tidak hanya mempererat ukhuwah Islamiyah di bulan suci, tetapi juga mencatatkan capaian membanggakan melalui tiga rekor yang diakui oleh Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI). Ribuan pelajar, guru, serta masyarakat turut berpartisipasi dalam kegiatan religius yang dikemas secara edukatif dan kolaboratif.

Dalam sambutannya, Khofifah menyampaikan bahwa keberhasilan penyelenggaraan acara tersebut tidak lepas dari sinergi kuat antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan institusi pendidikan. Ia menilai keterlibatan aktif para kepala sekolah, guru, serta siswa menjadi kunci suksesnya kegiatan berskala besar tersebut.

“Kolaborasi yang terbangun ini menunjukkan bahwa dunia pendidikan memiliki peran strategis tidak hanya dalam aspek akademik, tetapi juga dalam membangun karakter, spiritualitas, dan kepedulian sosial generasi muda,” ujar Khofifah.

Apresiasi khusus juga diberikan kepada Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, atas kepemimpinan dan koordinasi yang dinilai efektif dalam menggerakkan seluruh elemen pendidikan. Menurut Khofifah, komando yang solid mampu menyatukan visi besar pendidikan Jawa Timur dalam momentum Ramadan yang penuh berkah.

Sebagai bentuk penghargaan simbolis, Gubernur menyerahkan piagam kepada perwakilan 19 sekolah, disertai Al-Qur’an yang dicetak langsung dari Madinah dan kurma yang didatangkan langsung dari Madinah. Penyerahan tersebut menjadi simbol penguatan nilai spiritual sekaligus bentuk penghormatan atas dedikasi dunia pendidikan dalam mendukung kegiatan keagamaan berskala provinsi.

Baca Juga :  Pasca Harlah NU ke-100, Kadisdik Jatim dan Insan Pendidikan Malang Raya Gotong Royong Bersihkan Stadion Gajayana

Khofifah menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari upaya mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan institusi pendidikan. Ia berharap semangat kolaborasi ini terus berlanjut dalam berbagai program strategis, termasuk penguatan pendidikan karakter dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Momentum Ramadan ini diharapkan mampu menanamkan nilai religius, integritas, serta semangat berprestasi di kalangan pelajar. Dengan fondasi kerja sama yang kokoh antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat, Jawa Timur optimistis dapat mencetak generasi unggul yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berakhlak mulia dan siap menghadapi tantangan global.

Melalui sinergi yang terus dipupuk, Pemerintah Provinsi Jawa Timur menegaskan komitmennya dalam membangun pendidikan yang holistik—mengintegrasikan capaian akademik dengan pembentukan karakter dan penguatan spiritual—demi terwujudnya Jawa Timur yang semakin maju, unggul, dan bermartabat.(Har)

Leave a Reply