Peran Pers di Era Digitalisasi AI Mengalami Perubahan Signifikan

SURABAYA – TBN |Hari Pers Nasional 2026 menjadi momentum penting untuk merefleksikan peran pers dalam masyarakat. dalam menjaga demokrasi, kebebasan berpendapat, dan kebenaran informasi. Tema “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat” menekankan pentingnya pers yang profesional dan independen dalam membangun kedaulatan ekonomi dan memperkuat fondasi bangsa .
Pers memiliki peran vital dalam :
– *Mengawasi Pemerintah* : Pers harus kritis dan objektif dalam melaporkan kebijakan publik.
– *Menyampaikan Informasi* : Pers harus akurat dan berimbang dalam menyajikan informasi.
– *Menjaga Kebebasan Berpendapat* : Pers harus menjadi ruang artikulasi gagasan dan kritik masyarakat.
Namun, pers juga menghadapi tantangan di era digitalisasi AI, peran pers mengalami perubahan yang signifikan. Beberapa peran penting pers di era digitalisasi AI adalah :
– *Verifikasi Informasi* : Pers harus memastikan akurasi dan kebenaran informasi di tengah maraknya disinformasi dan hoaks yang disebarkan oleh AI.
– *Analisis dan Interpretasi* : Pers harus menganalisis dan menginterpretasikan data dan informasi yang dihasilkan oleh AI untuk memberikan konteks dan makna.
– *Kritik dan Evaluasi* : Pers harus mengkritik dan mengevaluasi kebijakan dan tindakan pemerintah atau korporasi yang menggunakan AI.
– *Pendidikan dan Literasi* : Pers harus meningkatkan literasi digital masyarakat untuk memahami dampak AI pada kehidupan sehari-hari.
– *Inovasi dan Adaptasi* : Pers harus berinovasi dan beradaptasi dengan teknologi AI untuk meningkatkan kualitas dan efektivitas jurnalisme.
Tantangan yang dihadapi pers di era digitalisasi AI adalah:
– *Otomatisasi Konten* : AI dapat menghasilkan konten yang mirip dengan jurnalisme, namun kurang akurasi dan konteks.
– *Disinformasi dan Propaganda* : AI dapat digunakan untuk menyebarkan disinformasi dan propaganda.
– *Privasi dan Keamanan* : AI dapat mengancam privasi dan keamanan data masyarakat.
Untuk menghadapi tantangan tersebut, pers harus:
– *Meningkatkan Kapasitas* : Pers harus meningkatkan kapasitas dan keterampilan dalam menggunakan AI.
– *Menggunakan AI secara Etis* : Pers harus menggunakan AI secara etis dan transparan.
– *Menjaga Independensi* : Pers harus menjaga independensi dan integritas dalam menghadapi tekanan AI.
-*Disinformasi dan Hoaks* : Pers harus meningkatkan literasi digital dan verifikasi informasi.
– *Tekanan Ekonomi dan Politik* : Pers harus menjaga independensi dan integritas.
– *Kriminalisasi Jurnalis* : Pers harus melindungi hak-hak jurnalis dan kebebasan berpendapat.
Refleksi Hari Pers Nasional 2026 harus menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pers yang sehat dan profesional dalam membangun bangsa yang kuat.
( Sumidi,S.Sos, CPP, C.CLP – Ketua PW MIO Indonesia Provinsi Jawa Timur )
