Rutan Surabaya Tegaskan Komitmen Integritas dan Pelayanan Publik Menuju Reformasi Pemasyarakatan

SIDOARJOTOP BERITA NUSANTARA Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Surabaya kembali menegaskan komitmennya untuk memperkuat integritas dan meningkatkan kualitas pelayanan pemasyarakatan. Hal ini diwujudkan melalui penandatanganan pakta integritas yang dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Kelas I Surabaya, Tristiantoro Adi Wibowo, di Aula Gedung Utama Rutan Surabaya, Selasa (6/1/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda strategis penguatan tata kelola pemerintahan yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Timur. Penandatanganan pakta integritas diikuti oleh seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Jawa Timur sebagai simbol kesiapan dan keseriusan jajaran pemasyarakatan dalam menjalankan tugas serta fungsi tahun 2026.

Kehadiran Kepala Kanwil Ditjenpas Jawa Timur dalam kegiatan ini menjadi bukti penguatan pengawasan dan komitmen atas penerapan nilai-nilai integritas, profesionalisme, dan akuntabilitas di setiap satuan kerja pemasyarakatan. Melalui pakta integritas, jajaran Rutan Surabaya menyatakan kesiapannya untuk menghadirkan pelayanan pemasyarakatan yang prima, transparan, dan berorientasi pada kepentingan warga binaan.

Kepala Rutan Surabaya, Tristiantoro Adi Wibowo, menegaskan bahwa penandatanganan pakta integritas bukan sekadar formalitas. Menurutnya, kegiatan ini menjadi landasan moral dan profesional bagi seluruh petugas dalam melaksanakan tugas sehari-hari. “Pakta integritas ini menjadi komitmen bersama untuk bekerja secara jujur, disiplin, dan bertanggung jawab. Kami bertekad memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan warga binaan sesuai aturan dan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik,” tegas Tristiantoro.

Sejalan dengan kebijakan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) dan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Rutan Surabaya terus memperkuat reformasi birokrasi melalui peningkatan layanan penitipan tahanan, pembinaan warga binaan, dan pengelolaan administrasi yang tertib, transparan, serta akuntabel.

Tidak hanya itu, Rutan Surabaya juga berfokus pada pengembangan kompetensi dan profesionalisme sumber daya manusia pemasyarakatan. Upaya ini diharapkan dapat menciptakan pelayanan yang responsif, adil, dan memenuhi hak-hak dasar warga binaan selama menjalani masa penahanan.

Baca Juga :  Kejari Tanjung Perak Sita Rp70 Miliar dari Kasus Dugaan Korupsi Proyek Pemeliharaan Kolam Pelabuhan Tanjung Perak: Wujud Nyata Komitmen Penegakan Hukum dan Perlindungan Keuangan Negara

Dengan penandatanganan pakta integritas ini, Rutan Kelas I Surabaya menegaskan kesiapannya untuk menjalankan tugas dan fungsi pemasyarakatan secara profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik. Komitmen tersebut diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pemasyarakatan serta mendukung terciptanya sistem pemasyarakatan yang bersih, humanis, dan berkeadilan di tahun 2026 dan seterusnya.(Har)

Leave a Reply