Sentuhan Haru di Balik Seragam: Rutan Gresik Abadikan Dedikasi dan Lepas Tugas Pegawai dengan Penuh Kehormatan

Gresik — Top Berita Nusantara Nuansa emosional dan kebersamaan terasa kental dalam kegiatan pelepasan purna tugas dan pindah tugas pegawai yang digelar di Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Gresik pada Senin (6/4/2026). Momen ini menjadi wujud penghormatan mendalam bagi para pegawai yang telah menorehkan pengabdian, sekaligus pengantar menuju babak baru perjalanan karier dan kehidupan mereka.
Kegiatan yang dilaksanakan bertepatan dengan apel pagi tersebut diikuti oleh seluruh jajaran pegawai serta pejabat struktural. Dalam kesempatan ini, Supriyadi secara resmi dilepas memasuki masa purna tugas setelah mengabdi selama bertahun-tahun, sementara Wahyu Prasetyo mendapatkan amanah untuk melanjutkan tugas di lingkungan kerja yang baru.
Acara dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Gresik, Eko Widiatmoko, yang dalam amanatnya menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi, loyalitas, serta kontribusi yang telah diberikan selama masa pengabdian.
Dalam sambutannya, Eko Widiatmoko menegaskan bahwa masa purna tugas bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari fase kehidupan yang baru. Ia berharap hubungan silaturahmi tetap terjalin erat meskipun tugas kedinasan telah berakhir.
“Purna tugas bukanlah akhir dari pengabdian, melainkan awal dari babak baru dalam kehidupan. Terima kasih atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian yang telah diberikan selama ini kepada Rutan Gresik. Semoga tetap sehat dan silaturahmi terus terjaga,” ungkapnya.
Tak hanya itu, pesan inspiratif juga diberikan kepada Wahyu Prasetyo agar terus menjaga integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas di tempat yang baru. Pengalaman selama bertugas di Rutan Gresik diharapkan menjadi bekal berharga untuk menghadapi tantangan ke depan.
Prosesi pelepasan berlangsung dengan penuh khidmat, ditandai dengan pemberian ucapan selamat dari seluruh pegawai yang hadir serta doa bersama sebagai bentuk harapan akan kelancaran dan kesuksesan perjalanan pengabdian keduanya. Suasana kekeluargaan begitu terasa, mencerminkan eratnya ikatan antarpegawai di lingkungan kerja tersebut.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi seremoni formal, tetapi juga simbol penghargaan atas dedikasi dan loyalitas, sekaligus memperkuat nilai kebersamaan, solidaritas, dan semangat pengabdian yang terus dijaga oleh keluarga besar Rutan Gresik dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya(Har).
