Dr.dr Andre Yulius,MH:Makna Jumat Agung 2026 Menginspirasi Dedikasi Medis dan Kepedulian Sosial di Sidoarjo

Sidoarjo – Top Berita Nusantara Peringatan Jumat Agung pada 3 April 2026 berlangsung penuh khidmat di berbagai gereja di Sidoarjo, menjadi momen refleksi mendalam bagi umat Kristiani dalam mengenang wafatnya Yesus Kristus. Peristiwa suci ini kembali mengingatkan akan nilai pengorbanan, kasih, dan pengampunan yang menjadi dasar kehidupan iman sekaligus pedoman dalam kehidupan sosial.
Dalam rangkaian Pekan Suci, ibadah Jumat Agung dilaksanakan dengan suasana tenang, sederhana, dan penuh penghayatan. Jemaat mengikuti prosesi dengan khusyuk, merenungkan peristiwa penyaliban di Golgota sebagai simbol kasih yang tulus bagi umat manusia. Momentum ini menjadi sarana introspeksi diri serta penguatan nilai spiritual dalam menghadapi dinamika kehidupan.
Di tengah suasana sakral tersebut, Andre Yulius menyampaikan pesan yang menekankan pentingnya menghidupi nilai-nilai Jumat Agung dalam praktik kehidupan sehari-hari, khususnya dalam dunia pelayanan kesehatan. Ia menegaskan bahwa bekerja dengan hati adalah wujud nyata dari pengorbanan dan kasih yang diajarkan oleh Yesus Kristus.
Sebagai seorang dokter yang dikenal dekat dengan masyarakat, ia menilai bahwa pelayanan kesehatan tidak hanya sebatas tindakan medis, tetapi juga harus dilandasi empati, ketulusan, dan kepedulian terhadap kondisi pasien. Menurutnya, setiap pelayanan yang diberikan merupakan bagian dari pengabdian kemanusiaan yang menuntut keikhlasan dan tanggung jawab moral yang tinggi.
Ia juga mengajak masyarakat untuk menjadikan Jumat Agung sebagai momentum memperkuat solidaritas sosial dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama. Dalam situasi kehidupan yang semakin kompleks, nilai kasih dan pengorbanan dinilai menjadi fondasi penting dalam menjaga keharmonisan dan membangun kehidupan yang lebih baik.
Peringatan Jumat Agung di Sidoarjo tahun ini berlangsung dengan aman dan kondusif, mencerminkan tingginya toleransi serta semangat kebersamaan antarumat beragama. Hal ini menunjukkan bahwa nilai persatuan dan saling menghormati tetap terjaga dengan baik di tengah keberagaman masyarakat.
Dengan semangat refleksi yang mendalam, Jumat Agung 2026 diharapkan tidak hanya menjadi peringatan ritual, tetapi juga menjadi inspirasi nyata dalam memperkuat nilai kemanusiaan, meningkatkan kepedulian sosial, serta membangun kehidupan yang lebih harmonis dan penuh kasih(Har).
