Jelang LKS Dikmen 2026, Dinas Pendidikan Jatim Perkuat Standar Kompetensi dan Integritas Pendidikan Vokasi

SurabayaTop Berita Nusantara Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Pendidikan terus mengintensifkan persiapan pelaksanaan Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Pendidikan Menengah (Dikmen) tingkat provinsi tahun 2026 yang akan digelar pada 3 hingga 10 April mendatang. Kesiapan tersebut dipastikan melalui rapat internal yang dipimpin Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai, bersama jajaran Bidang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Rapat ini menjadi langkah strategis untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan LKS berjalan secara optimal, terukur, dan berstandar tinggi. Berbagai aspek krusial dibahas secara komprehensif, mulai dari kesiapan teknis penyelenggaraan, mekanisme penilaian, hingga kolaborasi erat dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI).

Dalam arahannya, Aries Agung Paewai menegaskan bahwa LKS memiliki fungsi yang jauh lebih luas dibanding sekadar ajang kompetisi siswa. Ia menyebut, LKS merupakan sarana evaluasi nyata terhadap capaian kompetensi siswa SMK sekaligus indikator kualitas pendidikan vokasi di Jawa Timur.

Menurutnya, melalui LKS, kemampuan siswa dapat diuji secara langsung berdasarkan standar yang relevan dengan kebutuhan industri, sehingga lulusan SMK tidak hanya unggul secara teori, tetapi juga siap terjun ke dunia kerja.

“Ajang ini menjadi tolok ukur kualitas pendidikan vokasi kita. Yang terpenting bukan hanya hasil akhir, tetapi bagaimana proses ini mampu menunjukkan kesiapan dan kompetensi siswa sesuai tuntutan industri,” ungkapnya.

Ia juga menekankan pentingnya implementasi konsep link and match antara dunia pendidikan dan industri. Dengan melibatkan praktisi industri dalam penyusunan materi lomba hingga proses penilaian, diharapkan kompetisi ini mampu menghasilkan lulusan yang adaptif, profesional, dan siap pakai.

Selain itu, Aries mengingatkan seluruh panitia pelaksana untuk menjaga integritas dan sportivitas selama pelaksanaan LKS. Ia menegaskan bahwa nilai-nilai kejujuran, transparansi, dan profesionalisme harus menjadi fondasi utama demi menjaga kredibilitas ajang tersebut.

Baca Juga :  Dinas Pendidikan Jatim Gelar Apel Pagi Penuh Makna, Lepas Kabid PSMA Suhartatik yang Memasuki Masa Purna Tugas

“Kita ingin LKS berjalan dengan standar kualitas yang tinggi dan dapat dipercaya. Integritas dan sportivitas adalah kunci utama agar hasilnya benar-benar objektif dan berkualitas,” tegasnya.

Dengan persiapan yang semakin matang, pelaksanaan LKS Dikmen 2026 diharapkan tidak hanya menjadi wadah kompetisi, tetapi juga momentum penting dalam meningkatkan mutu pendidikan vokasi di Jawa Timur. Pemerintah optimistis, melalui ajang ini akan lahir generasi muda yang unggul, kompeten, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global (Har).

Leave a Reply