Penguatan Kinerja di Bapas Bojonegoro, Kakanwil Ditjenpas Jatim Tekankan Kebanggaan Profesi Pembimbing Kemasyarakatan

BOJONEGORO, Jumat (13/03/2026) —TOP BERITA NUSANTARA Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur, Kadiyono, memberikan penguatan kepada seluruh jajaran pegawai di Balai Pemasyarakatan Bojonegoro guna mendorong peningkatan profesionalisme serta kualitas pembimbingan bagi klien pemasyarakatan. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kepala Bapas Bojonegoro, Aditya Rheza Fachrudin, serta Kepala Lembaga Pemasyarakatan Bojonegoro, Hari Winarca.

Kunjungan kerja tersebut diawali dengan peninjauan langsung oleh Kakanwil terhadap berbagai fasilitas dan area kerja yang ada di Bapas Bojonegoro. Peninjauan dilakukan untuk memastikan sarana dan prasarana yang tersedia mampu menunjang pelaksanaan tugas pembimbing kemasyarakatan secara optimal serta memberikan pelayanan terbaik kepada klien pemasyarakatan.

Dalam kegiatan tersebut, Kadiyono menilai bahwa fasilitas dan lingkungan kerja yang baik merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung kinerja pegawai, khususnya dalam melaksanakan proses pembimbingan, pengawasan, serta pendampingan terhadap klien pemasyarakatan yang sedang menjalani program reintegrasi sosial.

Kegiatan penguatan yang dilaksanakan di aula Bapas Bojonegoro itu diawali dengan sambutan dari Aditya Rheza Fachrudin. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh pimpinan wilayah kepada seluruh jajaran pegawai Bapas Bojonegoro.

Aditya menilai kunjungan tersebut tidak hanya menjadi bentuk monitoring terhadap kinerja satuan kerja, tetapi juga menjadi dorongan moral bagi para pegawai agar terus meningkatkan kualitas pelayanan dan profesionalitas dalam menjalankan tugas.

“Kami menyampaikan terima kasih atas kunjungan dan arahan dari Kakanwil Ditjenpas Jawa Timur. Kehadiran beliau menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kinerja serta kualitas pembimbingan kepada klien pemasyarakatan,” ujar Aditya.

Dalam arahannya kepada para pegawai, Kadiyono menekankan pentingnya pemahaman yang komprehensif terhadap ketentuan dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana terbaru, khususnya yang berkaitan dengan peran pembimbing kemasyarakatan dalam sistem peradilan pidana modern.

Baca Juga :  Safari Ramadan Korwil Madiun: Kakanwil Ditjenpas Jatim Tegaskan Pembinaan Humanis dan Prioritaskan Hak Warga Binaan

Ia menjelaskan bahwa perkembangan regulasi hukum menuntut para pembimbing kemasyarakatan untuk terus memperkuat kapasitas dan kompetensi profesionalnya, baik dalam hal analisis sosial, penyusunan laporan penelitian kemasyarakatan, maupun dalam proses pendampingan terhadap klien pemasyarakatan.

Menurutnya, pembimbing kemasyarakatan memiliki peran strategis dalam membantu klien pemasyarakatan menjalani proses perubahan diri serta kembali berintegrasi dengan masyarakat secara bertanggung jawab. Oleh karena itu, peran tersebut harus dijalankan dengan penuh dedikasi, integritas, serta komitmen tinggi terhadap nilai-nilai kemanusiaan.

“Sebagai pembimbing kemasyarakatan kita harus bangga dengan profesi ini, karena kita memiliki peran strategis dalam mendampingi dan membimbing klien agar dapat kembali diterima di masyarakat,” tegas Kadiyono di hadapan seluruh peserta kegiatan.

Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas dan profesionalitas dalam menjalankan tugas, mengingat pembimbing kemasyarakatan merupakan salah satu ujung tombak dalam pelaksanaan sistem pemasyarakatan yang berorientasi pada pembinaan dan pemulihan sosial.

Melalui kegiatan penguatan tersebut, diharapkan seluruh jajaran pegawai Bapas Bojonegoro semakin termotivasi untuk meningkatkan kualitas kinerja, memperkuat komitmen pelayanan publik, serta menjalankan tugas pembimbingan secara lebih optimal demi tercapainya tujuan sistem pemasyarakatan yang humanis dan berkeadilan (Har)

Leave a Reply