Safari Ramadan di Rutan Surabaya: Merajut Kebersamaan dan Menumbuhkan Keimanan Lewat Bulan yang Penuh Berkah

Sidoarjo, Senin (9/3)Top Berita Nusantara Suasana khidmat dan penuh makna menyelimuti kegiatan Safari Ramadan yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Timur di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Surabaya. Acara ini dihadiri langsung oleh Kepala Kanwil Ditjenpas Jawa Timur Kadiyono, para Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) se-Koordinator Wilayah Surabaya, serta seluruh pejabat di lingkungan Kanwil Ditjenpas Jawa Timur. Momentum berharga ini tidak hanya menjadi wadah untuk mempererat tali silaturahmi antar sesama pegawai, tetapi juga menjadi sarana strategis untuk memperkuat nilai-nilai spiritual dalam setiap pelaksanaan tugas pemasyarakatan sehari-hari.

Kegiatan dibuka dengan sambutan hangat yang sarat pesan moral dari Kepala Kanwil Ditjenpas Jawa Timur, Kadiyono. Dalam pidatonya, ia menegaskan bahwa bulan suci Ramadan adalah waktu yang paling tepat untuk memperkuat ikatan kebersamaan dan menumbuhkan rasa kepedulian yang mendalam terhadap sesama. “Bulan suci Ramadan hendaknya menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus meningkatkan kualitas keimanan, sekaligus mempererat kebersamaan dalam menjalankan tugas dan pengabdian bagi negara serta masyarakat,” ujar Kadiyono dengan tegas dan penuh semangat.

Pada kesempatan yang sama, juga digelar kegiatan pemberian santunan kepada anak yatim sebagai wujud nyata dari kepedulian sosial dan implementasi nilai kemanusiaan yang sangat dijunjung tinggi di bulan suci ini. Santunan diserahkan secara simbolis oleh Kepala Kanwil Ditjenpas Jawa Timur yang didampingi oleh para Kepala UPT se-Korwil Surabaya. Suasana haru dan kehangatan langsung menyelimuti seluruh hadirin, mencerminkan semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama yang menjadi inti makna bulan yang penuh berkah ini.

Rangkaian acara kemudian berlanjut dengan tausyiah agama yang disampaikan oleh Maulana Mustamin. Dalam penyampaiannya, Maulana Mustamin menekankan betapa pentingnya menjadikan Ramadan sebagai sarana untuk memperbaiki diri dan memperbanyak amal kebaikan. “Ramadan adalah madrasah kehidupan yang mengajarkan kita tentang kesabaran, keikhlasan, dan kepedulian terhadap sesama. Siapa yang mampu memanfaatkan bulan ini dengan sebaik-baiknya melalui ibadah dan perbuatan kebaikan, maka ia sedang membentuk dirinya menjadi pribadi yang jauh lebih baik dari sebelumnya,” tuturnya.

Baca Juga :  Heru MAKI Soroti Kebijakan Gubernur NTB yang Menempatkan Kadis definitif PUPR NTB Menjadi PLT Kepala PBJ NTB,sarat Conflic of Interest

Kegiatan Safari Ramadan kemudian semakin meriah dan khidmat dengan penampilan hadrah yang dibawakan oleh warga binaan Rutan Kelas I Surabaya. Lantunan shalawat yang menggema merdu dari para warga binaan tidak hanya menambah kekhusyukan acara, tetapi juga menjadi bukti nyata keberhasilan program pembinaan kepribadian yang dilakukan di lingkungan pemasyarakatan. Acara yang penuh makna ini kemudian ditutup dengan kegiatan buka bersama, yang semakin mempererat tali persaudaraan dan kebersamaan antara seluruh pihak yang hadir, menciptakan kenangan indah dan berharga di bulan suci Ramadan (Har)

Leave a Reply