Mushola Daaru Naashir di Bapas Kediri Resmi Beroperasi, Gabungan Spiritualitas dan Kepedulian Sosial

Kediri, Jumat (27/2/2026) –Top Berita Nusantara Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Kediri menyaksikan momen penting dengan peresmian Mushola Daaru Naashir yang dilakukan oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur, Kadiyono. Kegiatan ini tidak hanya menambah sarana ibadah, melainkan juga menjadi bukti nyata komitmen pemasyarakatan dalam menggabungkan penguatan nilai spiritual dengan tanggung jawab sosial.

Turut menghiasi acara peresmian tersebut adalah Kepala Bapas Kelas II Kediri Niken Kartika Wismarini, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kediri Sholichin, serta sejumlah undangan dari berbagai pihak terkait.

Bakti Sosial Sebagai Awal yang Berarti

Rangkaian kegiatan dimulai dengan aksi bakti sosial berupa penyerahan 20 paket bantuan kepada tukang becak yang beraktivitas di sekitar lingkungan Bapas Kediri. Tindakan ini mencerminkan bahwa upaya pemasyarakatan tidak hanya berfokus pada pembinaan klien, tetapi juga peduli terhadap kesejahteraan masyarakat sekitar. Para penerima bantuan menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan, menyebutkannya sebagai bentuk kebersamaan yang sangat berarti.

Mushola Sebagai Penguat Jiwa dan Integritas

Setelah kegiatan bakti sosial, acara dilanjutkan dengan prosesi peresmian Mushola Daaru Naashir yang berlangsung dengan khidmat. Dalam sambutannya, Niken Kartika Wismarini menyampaikan rasa syukur atas terwujudnya fasilitas ini. “Mushola Daaru Naashir adalah ruang untuk merawat jiwa, memperkokoh keimanan, dan meneguhkan komitmen kami dalam memberikan pembinaan yang humanis serta bermartabat,” ucapnya.

Menurut dia, keberadaan mushola bukan hanya sebagai sarana ibadah fisik, melainkan juga sebagai simbol keselarasan antara tugas kedinasan dan tanggung jawab spiritual bagi seluruh jajaran pegawai Bapas Kediri.

Sementara itu, Kadiyono dalam arahannya menegaskan bahwa peresmian mushola ini menjadi bagian dari upaya membangun sistem pemasyarakatan yang berintegritas dan profesional. “Spiritualitas harus menjadi fondasi dalam setiap langkah dan pelaksanaan tugas di lingkungan pemasyarakatan, agar pelayanan yang diberikan tidak hanya berkualitas tetapi juga sarat dengan nilai moral,” tegasnya.

Baca Juga :  MAKI Jatim Minta Kejati Jatim Usut Tuntas Dugaan Korupsi Sistemik di Kebun Binatang Surabaya

Prosesi Peresmian Khidmat dan Penuh Kebersamaan

Prosesi peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti pada batu peresmian serta pengguntingan pita, menandakan bahwa Mushola Daaru Naashir resmi dapat digunakan. Suasana khidmat dan penuh kebersamaan terasa mengalir sepanjang acara berlangsung.

Dengan diresmikannya Mushola Daaru Naashir, diharapkan seluruh jajaran Bapas Kediri dapat semakin memperkuat nilai spiritual sebagai landasan, sehingga dapat menjalankan tugas pembinaan dengan lebih baik dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat di wilayah Kediri(Har).

Leave a Reply