Pasca Harlah NU ke-100, Kadisdik Jatim dan Insan Pendidikan Malang Raya Gotong Royong Bersihkan Stadion Gajayana

Malang – Top Berita Nusantara Setelah pelaksanaan Mujahadah Kubro dalam rangka peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-100 Nahdlatul Ulama (NU), Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, mengajak seluruh insan pendidikan di wilayah Cabang Dinas Pendidikan (Cabdin) Malang Raya untuk melakukan aksi gotong royong membersihkan Stadion Gajayana beserta area sekitarnya pada Minggu (8/2/2026).

Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur pendidikan, antara lain guru, murid, kepala sekolah, Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdin), hingga staf Cabdin Malang Raya. Mereka bekerja sama dengan petugas kebersihan dan relawan, menyisir setiap sudut stadion untuk memastikan lingkungan kembali bersih, rapi, dan siap digunakan setelah dijadikan lokasi kegiatan berskala besar yang dihadiri oleh ribuan jamaah.
Aries Agung Paewai menyatakan bahwa kegiatan bersih-bersih tidak hanya bertujuan menjaga kebersihan fasilitas publik, tetapi juga sebagai bentuk edukasi dan keteladanan bagi peserta didik. Menurutnya, momentum pasca kegiatan keagamaan besar seperti Mujahadah Kubro harus dimaknai secara lebih luas, salah satunya dengan menanamkan rasa tanggung jawab sosial dan kepedulian terhadap lingkungan.
“Nilai-nilai yang diajarkan dalam kegiatan keagamaan harus tercermin dalam tindakan nyata. Melalui gotong royong ini, kami ingin memberikan contoh bahwa menjaga kebersihan dan merawat fasilitas umum adalah tanggung jawab bersama,” ucap Aries di tengah kegiatan.
Suasana kebersamaan terasa kental selama kegiatan berlangsung. Para siswa dengan antusias memunguti sampah, sementara guru dan kepala sekolah mengoordinasikan proses pembersihan di berbagai titik. Kacabdin Malang Raya juga aktif mendampingi dan memastikan kegiatan berjalan dengan tertib serta efektif.
Aksi kebersihan ini mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak karena dinilai mampu memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan masyarakat. Selain itu, kegiatan tersebut menjadi wujud konkret penanaman karakter positif, khususnya nilai gotong royong, kepedulian lingkungan, dan rasa memiliki terhadap fasilitas publik.
Dengan selesainya aksi bersih-bersih, Stadion Gajayana kembali tertata rapi dan siap untuk digunakan dalam aktivitas masyarakat. Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur berharap semangat kolaborasi dan kepedulian yang ditunjukkan oleh insan pendidikan Malang Raya dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan pasca pelaksanaan kegiatan besar.(Har)
