Dedikasi untuk Negeri dan Iman: Pengukuhan Majelis GIA Mojosari 2026–2030 sebagai Pilar Transformasi Jemaat

MOJOKERTO –TOP BERITA NUSANTARA Sebuah catatan sejarah spiritual baru saja terukir di Kabupaten Mojokerto. Pada Minggu, 1 Februari 2026, Gereja Isa Al-Masih (GIA) Mojosari secara resmi meneguhkan estafet kepemimpinan melalui pelantikan Majelis Gereja untuk periode 2026–2030. Prosesi yang berlangsung di gedung gereja Jalan Masjid No. 20 ini bukan sekadar pergantian kepengurusan, melainkan sebuah momentum transformasi untuk memperkuat visi “Mengakar, Bertumbuh, dan Berbuah” di tengah masyarakat.

Prosesi Sakral: Penyatuan Janji dan Pelayanan
Dimulai tepat pukul 07.30 WIB, suasana ibadah terasa sangat syahdu dengan rangkaian puji-pujian yang mengantarkan jemaat pada inti acara. Pdt. Menahem L. Soetedja, S.S., M.Div, selaku Konsulen GIA Mojosari, memimpin upacara pelantikan dengan penuh wibawa. Integrasi prosesi pelantikan dengan Sakramen Perjamuan Suci menegaskan bahwa kepemimpinan Majelis yang baru adalah bentuk pengabdian yang berpusat pada Kristus.

Dalam pesan penggembalaannya, Pdt. Menahem menekankan pentingnya peran Majelis sebagai penjaga moral dan spiritual jemaat. Majelis terpilih diharapkan mampu menjadi nakhoda yang bijaksana dalam menghadapi tantangan zaman, memastikan kerukunan jemaat tetap terjaga, serta membawa gereja menjadi institusi yang inklusif dan berdampak.

Kolaborasi Intelektualitas dan Spiritualitas
Salah satu momen yang menarik perhatian publik adalah pengukuhan Dr. dr. Andre Yulius, S.Th., M.PdK., M.H., CPLA. Kehadiran figur yang menggabungkan kepakaran medis, hukum, dan teologi ini membawa harapan baru akan tata kelola pelayanan yang lebih profesional namun tetap rendah hati. Dukungan penuh dari keluarga—istri tercinta Yosie Iryanti, Amd.Keb, dan putri mereka E. Ratu Filadelfia Y—menjadi simbol kuat bahwa pelayanan yang berdampak dimulai dari keharmonisan rumah tangga.

Berikut adalah jajaran Majelis GIA Mojosari periode 2026–2030 yang akan mengemban misi pelayanan empat tahun ke depan:

Baca Juga :  Mengabdi dengan Hati, Dr. Andre Yulius MH Jadi Teladan Pelayanan Kesehatan Humanis di Sidoarjo

1. Dr. dr. Andre Yulius, S.Th., M.PdK., M.H., CPLA
2. Ibu Lilianah Sudarto
3. Bapak Khoifin
4. Bapak Hari Tjahjono, S.H
5. Bapak Hari Suparmono
6. Bapak Widiono
7. Bapak Yudi Suswanto

Perjamuan Kasih: Merajut Harmoni dalam Keberagaman
Setelah pengambilan sumpah dan janji Majelis, keceriaan meluap dalam sesi ramah tamah dan perjamuan kasih. Di area prasmanan yang tertata rapi, ratusan jemaat bersama para undangan, kerabat, dan kolega lintas profesi saling berbagi sukacita. Momen ini menjadi manifestasi nyata dari nilai kerukunan yang diusung oleh GIA Mojosari, di mana gereja hadir sebagai jembatan kasih bagi semua kalangan.

Interaksi yang terjalin antara Majelis baru dan jemaat selama ramah tamah menjadi fondasi awal untuk menyusun program-program kerja yang relevan dengan kebutuhan umat dan masyarakat sekitar Mojosari.

Menyongsong Visi 2030
Ibadah spesial ini diakhiri dengan doa syukur dan pengharapan yang tulus. Dengan kepemimpinan yang baru dikukuhkan, GIA Mojosari siap melangkah menuju tahun 2030 dengan semangat baru untuk menjadi mercusuar iman yang menyejahterakan. Fokus pada pertumbuhan iman yang mendalam serta pelayanan yang rukun menjadi komitmen utama yang akan dijalankan oleh seluruh jajaran Majelis.

Tuhan Yesus senantiasa memberkati langkah pelayanan kita bersama.
Syalom.(Har)

Leave a Reply