“TNI-Polri Awasi Tes Urin di Rutan Kelas I Surabaya – 150 Warga Binaan dan Petugas Diperiksa untuk Program Bebas Narkoba”

Sidoarjo – Top Berita Nusantara Dalam rangka mendukung program bersih dari narkoba di lingkungan pemasyarakatan, Rutan Kelas I Surabaya menggelar kegiatan tes urin bagi warga binaan pemasyarakatan dan petugas pada Kamis (09 Januari 2025). Kegiatan yang diselenggarakan di Aula Kunjungan Rutan Surabaya ini bertujuan utama untuk memastikan tidak adanya penyalahgunaan zat adiktif di dalam lingkungan rutan, sebagai langkah konkret dalam menjaga keamanan dan kualitas pembinaan yang diberikan.
Pelaksanaan tes urin ini dipimpin secara langsung oleh Kepala Rutan Kelas I Surabaya, Tristiantoro Adi Wibowo, dengan dukungan penuh dari Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan, Hengki Giantoro. Pada kesempatan tersebut, sebanyak 150 warga binaan dan puluhan petugas menjalani pemeriksaan secara serentak. Kegiatan ini dijadikan sebagai upaya preventif yang strategis untuk menjaga kebersihan lingkungan rutan dari pengaruh narkoba, sekaligus memberikan jaminan bahwa seluruh komponen di dalam rutan menjalani kehidupan yang sehat dan sesuai dengan aturan yang berlaku.
Untuk memastikan bahwa proses tes berjalan dengan standar objektif dan transparan, pihak TNI dan Polri turut berpartisipasi dalam mengawasi seluruh tahapan kegiatan. Kehadiran kedua institusi ini menjadi bukti nyata akan komitmen bersama antara berbagai pihak dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang terjaga integritasnya dan bebas dari segala bentuk penyalahgunaan narkoba. Kolaborasi ini juga diharapkan dapat memperkuat sinergi antara instansi terkait dalam menangani permasalahan narkoba di lingkungan pemasyarakatan.
Kegiatan tes urin ini sejalan dengan kebijakan yang telah ditetapkan oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), khususnya Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, yang fokus pada penguatan sistem pengawasan dan pemeliharaan integritas baik bagi aparatur maupun warga binaan. Lingkungan rutan yang aman dan bebas dari narkoba dianggap sebagai fondasi sangat penting dalam mendukung pelaksanaan pembinaan yang efektif. Selain itu, hal ini juga berperan dalam meningkatkan kualitas berbagai layanan yang disediakan di Rutan Surabaya, mulai dari layanan kesehatan yang komprehensif, program pembinaan kembali yang terstruktur, hingga layanan administrasi yang efisien bagi seluruh warga binaan.
Pihak manajemen Rutan Kelas I Surabaya menyampaikan harapan bahwa melalui kegiatan ini, dapat terus menjaga kondisi lingkungan yang kondusif dan mendukung proses pemulihan serta pembinaan warga binaan. Tujuan akhir dari upaya ini adalah agar setiap warga binaan dapat kembali berintegrasi dengan baik ke dalam masyarakat setelah menyelesaikan masa pidana mereka, membawa nilai-nilai positif dan siap berkontribusi dalam pembangunan bangsa.(Har)
