Ayunan Solidaritas di Bukit Darmo: Turnamen Golf “Aku Cinta Papua” Satukan Olahraga, Kepedulian, dan Advokasi Hukum

Surabaya —Rop Berita Nusantara Lapangan Bukit Darmo Golf Surabaya kembali akan menjadi ruang pertemuan antara olahraga dan nurani. Pada Jumat, 19 Desember 2025, komunitas Golf Basodara menjadwalkan pelaksanaan Golf Bareng (Gobar) bertajuk “Aku Cinta Papua”, sebuah turnamen tahunan yang tidak hanya mengedepankan sportivitas, tetapi juga membawa misi kemanusiaan dan perjuangan keadilan sosial.
Kegiatan ini menegaskan bahwa golf tidak semata identik dengan prestise, persaingan skor, atau eksklusivitas kalangan tertentu. Melalui Gobar “Aku Cinta Papua”, lapangan golf justru dijadikan medium silaturahmi dan aksi nyata kepedulian sosial. Turnamen ini mengusung konsep charity for legal aid, dengan tujuan utama mendukung kegiatan Perkumpulan Bantuan Hukum (LBH) Surabaya Justice yang fokus memberikan pendampingan hukum bagi masyarakat kurang mampu.
Sejak pagi hari, atmosfer turnamen dipastikan sudah terasa. Panitia menjadwalkan tee off dan shotgun tepat pukul 06.30 WIB, memanfaatkan suasana pagi yang sejuk dan lapangan yang masih segar. Kompetisi dirancang secara profesional agar tetap kompetitif namun ramah bagi seluruh peserta. Daya tarik lain yang tak kalah besar adalah hadiah Hole in One berupa satu unit mobil Toyota Agya serta uang tunai senilai Rp200 juta, yang diyakini akan menarik minat pegolf dari Surabaya, berbagai daerah di Jawa Timur, hingga luar pulau.
Meski demikian, kemeriahan hadiah bukanlah inti dari kegiatan ini. Jiwa Gobar “Aku Cinta Papua” justru terletak pada nilai sosial yang diusung. Ketua Panitia Golf Basodara, Yuliyanto, SH, MH, menuturkan bahwa turnamen ini lahir dari keprihatinannya sebagai praktisi hukum yang selama bertahun-tahun menyaksikan sulitnya masyarakat kecil mengakses keadilan.
“Banyak masyarakat yang bahkan tidak mampu sekadar berkonsultasi hukum. Padahal persoalan hukum sering kali menyangkut hak paling dasar dalam hidup mereka,” ujar Yuliyanto. Dari realitas itulah, ia bersama rekan-rekannya menggagas pendirian LBH Surabaya Justice sebagai wadah advokasi hukum yang berpihak pada kelompok rentan.
LBH Surabaya Justice resmi berdiri pada 10 November 2025, bertepatan dengan Hari Pahlawan. Tanggal tersebut dipilih sebagai simbol bahwa perjuangan tidak selalu harus dilakukan di medan perang, melainkan bisa melalui jalur hukum, pendampingan, dan keberanian membela kebenaran.
“Kami bersyukur mendapat dukungan dari komunitas golfer. Bahkan ada yang dengan sukarela menyediakan tempat kantor untuk kami gunakan. Dari sana, LBH ini mulai kami jalankan dan kembangkan,” ungkap Yuliyanto.
Melalui Gobar “Aku Cinta Papua”, ia ingin menjadikan lapangan golf sebagai jembatan solidaritas antara mereka yang memiliki privilese ekonomi dengan masyarakat yang membutuhkan bantuan hukum. Menurutnya, hobi golf justru bisa menjadi pintu masuk yang efektif untuk menggerakkan jejaring kepedulian sosial.
“Golf adalah hobi saya. Dari golf inilah saya menyalurkan energi, jaringan, dan kepedulian. Olahraga ini bisa menjadi sarana berbagi, bukan sekadar ajang kompetisi,” tegasnya.
Model LBH berbasis jejaring bukanlah hal baru bagi Yuliyanto. Konsep serupa telah diterapkan di kota-kota lain seperti Jakarta dan Bali. Namun Surabaya dipilih sebagai pusat gerakan baru karena Jawa Timur dinilai memiliki persoalan sosial dan hukum yang kompleks, sehingga membutuhkan perhatian dan pendampingan yang lebih luas dan berkelanjutan.
Melalui turnamen ini, panitia berharap semakin banyak pegolf yang tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi juga terlibat sebagai bagian dari gerakan solidaritas jangka panjang. “Kami mengundang para golfer, khususnya dari Jawa dan Jawa Timur, untuk hadir dan meramaikan Gobar pada 19 Desember 2025 di Bukit Darmo Golf Surabaya. Ini bukan sekadar turnamen, ini adalah panggilan nurani,” kata Yuliyanto.
Pada akhirnya, Gobar “Aku Cinta Papua” bukan hanya tentang siapa yang keluar sebagai pemenang atau membawa pulang hadiah. Turnamen ini menjadi simbol perlawanan sunyi terhadap ketidakadilan, sebuah pesan bahwa kepedulian sosial dapat tumbuh dari ruang-ruang yang tak terduga.
Di Bukit Darmo Golf Surabaya, setiap ayunan stik pada 19 Desember 2025 bukan hanya memburu birdie atau eagle, tetapi juga membawa harapan agar akses keadilan dapat dirasakan oleh mereka yang selama ini terpinggirkan. Fairway hari itu akan merekam jejak solidaritas—bahwa dari lapangan golf pun, perjuangan kemanusiaan bisa dimulai.
Bagi masyarakat atau komunitas golf yang berminat mengikuti turnamen ini, panitia membuka reservasi melalui nomor 0811 482 345.(Har)
